24 Oktober 2021

Bakumham Golkar Bali Gelar Pelatihan Paralegal Milenial

Berita Golkar - Golkar menyiapkan paralegal untuk bisa membantu masyarakat kurang mampu dalam mendapatkan keadilan. Melalui Badan Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Partai Golongan Karya Provinsi Bali melaksanakan Pelatihan Paralegal Milenial di Kantor DPD Golkar Bali, Denpasar, Jumat (22/10).

Adapun materi yang diberikan paralegal sesuai Undang-undang Bantuan Hukum No.16 Tahun 2011 dan Permenkun HAM RI No.2 tahun 2021 tentang paralegal dalam Pemberian Bantuan Hukum;

Prinsip-prinsip isu perempuan dan anak dalam Bantuan Hukum Gender struktural dampak Psikologis Pada Perempuan dan Anak Korban Kekerasan, Penanganan Kasus-kasus adat di Desa Adat terkait kasus perempuan dan anak; praktik pendampingan kasus oleh paralegal.

Baca Juga: Hari Santri Nasional, Sarmuji Pimpin Golkar Jatim Ziarah Ke Makam KH Hasyim Asyari dan Gus Dur

Ketua Bakumham Partai Golkar Bali, Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati mengatakan dari pelatihan ini mencetak paralegal di Bali untuk membantu masyarakat supaya bisa mendapat bantuan hukum secara gratis. Pelatihan ini aku terus berlanjut dan juga dilaksanakan di Bakumham di DPD Partai Golkar tingkat kabupaten/kota.

"Kami dari Bakumham ini adalah merupakan program ikon menjawab dari pemerintah terutama Kemenkumham untuk mencetak paralegal tersebar seluruh pelosok wilayah.

Kami membantu percepatan itu paralegal ini adalah berfungsi melakukan pendampingan terhadap persoalan yang ada di masyarakat. Tetapi barang tentu batasan ditentukan sesuai kemenkumham paralegal ini tahap mediasi konsultasi, nonlitigasi," ujarnya.

Baca Juga: Umrah Dibuka Lagi Untuk RI, Ace Hasan Minta Pemerintah Prioritaskan Calon Jemaah Tertunda

Dikatakan ketika nanti menghadapi persoalan sampai litigasi di pengadilan, paralegal yang telah didik akan berkoordinasi dengan Bakumham RI maupun Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang ada di wilayah tersebut agar persoalan di masyarakat bisa diselesaikan. Paralegal ini diikuti oleh mahasiswa, maupun yang sudah selesai pendidikan S1.

Sri Wigunawati menyatakan pelatihan ini adalah pilot project dan akan terus dilanjutkan sampai pelatihan paralegal tingkat lanjut.

Dari acara ini ingin menunjukkan Partai Golkar menampilkan kekaryaan lewat ilmu-ilmu. Diharapkan setelah acara ini selesai yang sudah melewati pelatihan selama tiga hari mereka memiliki kemampuan cara penanganan dalam suatu permasalahan di lapangan.

Baca Juga: Melki Laka Lena: Gelombang Ketiga COVID-19 Pasti Terjadi Jika Tidak Lakukan Pencegahan

“Outputnya adalah mereka menjadi bagian yang punya peran di masyarakat. Secara politik kami ingin memperkenalkan bahwa Partai Golkar menampilkan karya kekaryaan yang memberikan kontribusi lewat ilmu-ilmu dan pemikiran lewat kontribusi yang bisa dilakukan kepada masyarakat. Partai Golkar menawarkan mereka dapat sesuatu," jelasnya.

Visi misi Partai Golkar berkarya untuk masyarakat. Angkatan pertama 25 orang gratis tidak dipungut biaya. Peserta masih berstatus mahasiswa. Ada juga yang selesai baru. Tidak selalu dari perguruan tinggi skup ilmu yang berbeda. Tidak harus sarjana hukum tapi harus memiliki kemampuan berkomunikasi. {radarbali.jawapos}

fokus berita : #Putu Sri Wigunawati