28 Oktober 2021

Rumah Politik: Akan Sangat Menarik Jika Golkar Berkoalisi Dengan Nasdem di Pilpres 2024

Berita Golkar - Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando EMaS, sangat mengapresiasi partai politik yang bersiap akan mengusung kadernya sendiri sebagai capres atau cawapres pada pilpres 2024 yang akan datang. Seperti PDIP, Partai Gerindra, Partai Golkar dan PKB.

"Semoga saja aroma buah durian dan harumnya bunga mawar tidak akan mengganggu tokoh tertentu untuk ikut kontestasi 2024. Kalau memang aroma-aroma tersebut mengganggu, sebaiknya disiapkan kader potensial yang lain untuk mengikuti kontestasi pilpres 2024," kata Fernando EMaS kepada wartawan, Kamis(28/10/2021).

Pengamat Politik ini sangat tertarik untuk dengan Partai Golkar yang sudah hampir dapat dipastikan akan mengusung Ketua Umumnya Airlangga Hartanto. Walaupun ada kader Partai Golkar yang lainnya seperti Bambang Soesatyo yang juga memiliki potensi, namun sepertinya Golkar sudah bertekad akan mengusung Airlangga.

Baca Juga: Puteri Komarudin Ingatkan Pentingnya Peran Pemuda Sukseskan Presidensi G20 Indonesia 2022

"Tentunya Golkar harus cermat dalam melakukan perhitungan politik untuk menentukan teman koalisi. Selama ini sudah ada keinginan membangun koalisi antara Golkar dengan Nasdem. Kalau berdasarkan historis, kedua partai tersebut akan sangat mudah membangun koalisi karena Surya Paloh yang merupakan Ketum Nasdem mantan kader Partai Golkar," jelasnya.

Menurut Fernando EMaS, sebaiknya kedua partai ini lebih serius lagi untuk merealisasikan koalisi yang akan dibangun. Akan sangat menarik ketika Golkar dan Nasdem berkoalisi yang akan mengusung kadernya masing-masing.

Nasdem yang akan mendapatkan porsi sebagai Wapres akan sangat menarik ketika mengusung Irma Suryani Chaniago untuk mendampingi Airlangga. Kombinasi Jawa-Non Jawa, Laki-Perempuan akan semakin membuka peluang koalisi Golkar dan Nasdem akan memenangkan kontestasi Pilpres 2024.

Baca Juga: Ribuan Peserta Ikuti Kontes Ikan Cupang Golkar Jatim, Dari Nusantara Hingga Mancanegara

"Dengan dukungan Golkar dan Nasdem yang memiliki kursi di DPR RI sebanyak 144 atau setara 25 persen sudah cukup untuk mengusung Airlangga-Irma. Dengan kombinasi tersebut tentunya berpeluang untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat luar Jawa dan pemilih perempuan," tutup Fernando EMaS. {teropongsenayan}

fokus berita : #Fernando EMaS