29 Oktober 2021

Ace Hasan Kucurkan Bantuan Rp.1 Miliar Untuk Beberapa Pesantren di Bandung dan Bandung Barat

Berita Golkar - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily menyalurkan bantuan pembangunan sarana dan prasarana kepada 9 pondok pesantren (ponpes) dan 2 perguruan tinggi keagamaan Islam di Bandung, Jumat 29 Oktober 2021.

Penyaluran bantuan pembangunan sarana dan prasarana ini merupakan wujud komitmen Ace dalam rangka memperjuangkan pendidikan keagamaan Islam. Baik pendidikan madrasah, pondok pesantren dan perguruan tinggi keagamaan Islam.

"Saya akan selalu memperjuangkan pendidikan keagamaan di Bandung dan Bandung Barat. Ini tadi ada bantuan bagi pesantren dan perguruan tinggi. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi bapak-ibu yang menerima," kata Legislator Dapil Jabar II itu dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Agun Gunandjar Sudarsa: Pertumbuhan Ekonomi Harus Merata Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Hal itu disampaikan Ace dalam acara Diseminasi Penundaan Keberangkatan Haji 2021 di Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (29/10/2021). Secara keseluruhan, total bantuan yang diserahkan Ace sebesar Rp 1.025.000.000.

Bantuan sendiri diberikan kepada Pondok Pesantren Al Ittifaq, Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah 2 Nagreg, Pondok Pesantren Al-Faqihiyah, Pondok Pesantren Baiturrahman Cimaung, Pondok Pesantren Jadidul Qodim, Pondok Pesantren Riyadlul Muta’alimin, Pondok Pesantren Ar-Raudloh, Pondok Pesantren YAMISA dan Pondok Pesantren Nurul Iman.

Adapun untuk penyaluran bantuan perguruan tinggi agama Islam, Ace menyerahkan ke Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) YAPATA Al-Jawami Cileunyi dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI YAMISA Soreang, Kabupaten Bandung.

Baca Juga: HUT Ke-57 Golkar, Indah Putri Indriani Minta Tiap Kader Beri Banyak Manfaat Bagi Masyarakat

Dalam kesempatan itu, politisi Partai Golkar itu juga meluruskan beberapa informasi mengenai penyelenggaraan ibadah haji. Kata dia, belakangan banyak berita hoax seputar dana haji yang berkembang di masyarakat. Berita hoaks itu membuat banyak pihak resah.

Ia memastikan, setelah berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag), bahwa dana haji sejauh ini dikelola dengan baik oleh Badan Pengelolah Keuangan Haji (BPKH) sebesar Rp. 153 triliun dari yang ditargetnya sebesar Rp. 155 triliun.

Per 31 Juli 2021, keberadaan dana haji tersebut ditempatkan pada bank-bank syariah dan sebagian lain diinvestasikan dalam bentuk sukuk, surat berharga syariah negara. Masyarakat, khususnya calon jemaah haji, tidak perlu resah.

Baca Juga: Ketua Golkar Surabaya, Arif Fathoni Ajak Pemuda Yang Peduli Iklim Demokrasi Gabung Parpol

"Sering ada pertanyaan bagaimana uang haji kita. Apalagi haji ditunda karena pandemi. Saya katakan, uang haji aman. Uangnya, ada," kata Ace.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Sugiarto yang hadir dalam acara Diseminasi Penundaan Keberangkatan Haji 2021 menegaskan dukungannya terhadap peningkatan kualitas pelayanan keagamaan di Kabupaten Bandung.

"Saya akan mendukung pembangunan fasilitas pelayanan keagamaan di Kabupaten Bandung, seperti Kantor Urusan Agama (KUA) dan Pengadilan Agama Kabupaten Bandung," ucapnya. {timesindonesia}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily