03 November 2021

Aturan Pemerintah Soal Tes PCR Berubah-Ubah, Ridwan Bae: Pasti Ada Dasar Dan Aturannya

Berita Golkar - Politikus Partai Golkar Ridwan Bae bicara soal kebijakan pemerintah yang berubah-ubah terkait syarat perjalanan di masa pandemi. Diketahui, sebelumnya penumpang pesawat Jawa-Bali diwajibkan mengantongi hasil tes PCR negatif, tetapi akhirnya diubah menjadi tes swab antigen.

"Kita harus akui bahwa pemerintah ada niatan baik bahwa terjadi berubah-ubah kebijakan tentu ada hitungan dan ada dasar-dasarnya," kata Ridwan kepada wartawan, Rabu (3/11/2021).

Dia menyebut berubah-ubahnya kebijakan soal PCR dan antigen sebagai syarat perjalanan menunjukkan bahwa pemerintah aktif memantau kondisi penanganan Covid-19.

"Kalau statis berarti tidak aktif. Artinya kita sadar Covid-19 ini berubah, kadang dia naik, landai. Pada saat memberikan suatu penanganan lebih ringan yaitu antigen, tetapi kalau dia naik ya pasti PCR," tambahnya.

Baca Juga: Anggota DPRK Bireun Iskandar Is Meninggal Dunia, Politisi Golkar Yang Awalnya Guru SD dan PNS

Menurut Ridwan, pemerintah juga punya dasar hitungannya dengan bagaimana laju pertumbuhan dari Covid-19 ini menurun.

"Pasti itulah akan muncul tiap detik mungkin, tiap hari dilihat. Oleh karena itu, kalau berubah-ubah harusnya masyarakat harus memahami ini, memahami kenapa yang kita perlu liat adalah niatan pemerintah, tujuannya apa, tujuannya adalah bagaimana menghindarkan masyarakat dari tular menular permasalahan Covid-19," kata Ridwan.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI itu mengatakan perubahan-perubahan tersebut harus dipahami dan dipikirkan positif. "Tidak berarti pemerintah bermain-main tingkat keseriusan, bagaimana tidak lagi bergerak maju, tetapi makin hari makin melandai justru hilang secara keseluruhan," katanya. {tribunnews}

fokus berita : #Ridwan Bae