03 November 2021

Bobby Rizaldi: Letjen Dudung Paling Populer Jadi Calon KSAD Gantikan Jenderal Andika

Berita Golkar - Presiden Jokowi telah mengajukan KSAD Jenderal Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI untuk menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto melalui surpres ke DPR. Jika DPR menyetujui Andika sebagai Panglima TNI, maka diperlukan sosok baru KSAD.

Anggota Komisi I Fraksi Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi, menilai Pangkostrad Letnan Jenderal Dudung Abdurachman cocok menjadi KSAD pengganti Andika. Meski, ia menerangkan sejumlah jenderal berbintang tiga lainnya juga memiliki peluang menjadi KSAD.

“Ada 12 jenderal bintang 3 yang memiliki peluang yang sama. [Tapi] yang paling populer di publik saat ini Pak Dudung,” kata Bobby, Rabu (3/11).

Baca Juga: Hanya Miliki 7 Kursi DPRD, Wihaji Minta di Pemilu 2024 Rebut 15 Kursi DPRD Batang

Bobby pernah menyebut sejumlah nama yang juga berpeluang menjadi KSAD. Selain Dudung, ada Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dan Kasum Letjen TNI Eko Margiyono.

“Ada Pak Dudung Pangkostrad, ada Pak Maruli Pangdam Udayana, ada Pak Eko Margiyono Kasum,” ujar Bobby, Minggu (12/9/2021).

Sementara itu, Bobby mendukung pilihan Jokowi terkait calon Panglima TNI baru, yakni Andika Perkasa. Ia melihat Andika sebagai sosok yang memiliki banyak pengalaman dan tepat untuk menggantikan Hadi Tjahjanto.

“Siap, cocok, pengalaman menjadi kepala staf paling lama dari 2018. Banyak terobosan dalam hal penegakan disiplin prajurit. Pengalaman paling lengkap bukan hanya di satuan elite, komandan lapangan sampai Paspampres, intelijen di TNI tapi juga sempat di Departemen Pertahanan pada 2001,” ujar Bobby.

Baca Juga: 3 Sosok Ini Dijagokan Jadi Jubir Presiden Yang Baru, Salah Satunya Tantowi Yahya

“Selamat dan sukses agar bisa segera bertugas dengan amanah,” tandasnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun pada 8 November mendatang. Andika Perkasa yang telah ditunjuk sebagai calon Panglima TNI baru akan menjalani fit and proper test di DPR pada Kamis hingga Jumat, 4-5 November 2021. Uji kelayakan dan kepatutan ini akan berlangsung di Komisi I DPR.

“Begitu Surpres diterima hari ini, Badan Musyawarah DPR langsung menggelar rapat dan menjadwalkan fit and proper test calon Panglima TNI besok (Kamis) sampai dengan Jumat,” kata Ketua DPR Puan Maharani dalam keterangannya, Rabu (3/11).

Baca Juga: Mesin Tempur Hadapi Pemilu 2024, Ini Daftar Nama 23 Ketua DPD II Golkar se-Sulsel

Puan menambahkan, Badan Musyawarah (Bamus) DPR sudah memutuskan agar hasil uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI dibawa ke rapat paripurna DPR yang berlangsung 8 November 2021. {kumparan}

fokus berita : #Bobby Rizaldi #Letjen Dudung