07 November 2021

Buka Peluang Koalisi di Pilpres 2024, Firman Soebagyo: Golkar Tetap Perjuangkan Keputusan Munas

Berita Golkar - Partai Golkar membuka peluang koalisi dengan partai manapun termasuk partai Nasdem untuk bersama dalam mendorong calon presiden dalam Pilpres 2024. Namun, Partai Golkar tetap pada keputusan hasil Munas yang mendorong Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024.

"Kalau koalisi itu istilahnya bukan bisik-bisik, tapi keniscayaan dalam sistem Pemilu sekarang. Partai apapun nanti pasti ada titik temu, yang pasti Golkar sampai saat ini taat hasil Munas, Airlangga Capres," ujar Ketua DPP Partai Golkar Firman Soebagyo dalam keterangan yang diterima, Minggu (7/11/2021).

Firman menjelaskan koalisi-koalisi yang digadang para Parpol itu sesuatu yang lazim. Golkar pun akan melakukan hal yang sama. Terkait jadi atau tidak berkoalisi dengan Nasdem, hal itu tergantung dinamika politik yang ada.

Baca Juga: Dave Laksono Sebut Kesejahteraan Prajurit, Modernisasi Alutsista dan Mitigasi Konflik Jadi Tugas Panglima TNI Baru

Namun, ia memastikan selama hasil Munas Golkar tidak mengalami perubahan, maka pencapresan Airlangga Hartarto adalah perjuangan seluruh kader partai. Firman juga memberi pandangan terkait dengan adanya konvensi dalam menghasilkan Capres 2024.

"Golkar juga dulu melakukan konvensi, tetap kalah juga sama SBY. Karena konvensi yang menentukan elit partai, bukan masyarakat," ujarnya.

Firman menegaskan penentuan Capres oleh pimpinan partai melalui konvensi tidak merepresentasikan rakyat. Bahkan ia mencontohkan banyaknya ketua partai yang mencalonkan diri menjadi anggota DPR tidak dipilih rakyat. "Artinya kan yang dipilih oleh ketua partai belum tentu representasi dari rakyat. Kira -kira seperti itu," katanya.

Baca Juga: Demi Menangkan Airlangga dan Musa Rajekshah, SOKSI Sumut Bantu Golkar Cetak 2 Juta Kader Baru

Karena itu, lanjut Firman dalam koalisi ada aturan-aturan yang perlu dibuat dan disepakati. Firman menegaskan kembali hingga saat ini belum ada pembicaraan dengan Nasdem terkait koalisi dan konvensi yang akan digelar Nasdem.

"Sampai sekarang kita belum ada pembicaraan. Itu kan tingkat tinggi partai, antar ketua umum. Kita pokoknya ikut komando ketum," katanya.

Sebelumnya, Ketua Umum Parta NasDem Surya Paloh mengatakan dirinya akan membahas koalisi dengan Partai Golkar secara pertemanan.

Baca Juga: Bobby Rizaldi Pastikan Fraksi Golkar Tak Bakal Tanya Andika Perkasa Soal Pelanggaran HAM

"Golkar mau (konsolidasi) nggak? Kan belum tentu, nanti kita lihat, kita coba bisik-bisik dulu ya. Kita duduk mungkin, secara pertemanan ya," kata Surya Paloh kepada wartawan di Hotel Redtop, Pecenongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/10/2021).

Menurutnya, pembahasan tersebut tak bisa dilakukan langsung secara formal. Ini disebabkan harus terdapat kesepakatan di awal di antara kedua belah pihak. {tribunnews}

fokus berita : #Firman Soebagyo