11 November 2021

Zainudin Amali Ajak Seluruh Kader Golkar Kerja Keras Menangkan Airlangga Hartarto

Berita Golkar - DPP Partai Golongan Karya (Golkar) terus melakukan penguatan konsolidasi internal partai menghadapi Pemilu 2024. Seluruh kekuatan inti partai Golkar mulai digerakan untuk merapatkan barisan memenangkan partai berlambang pohon beringin itu.

Target utama dari hasil konsolidasi itu adalah memenangkan Airlangga Hartarto menjadi Presiden 2024-2029 menggantikan Presiden Jokowi.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Golkar Zainudin Amali Rabu malam (10/11/2021) usai memimpin konsolidasi Partai Golkar di Jakarta.

Baca Juga: Ichsan Firdaus Minta Beberapa Anggaran BKP dan Balitbang Kementan Diseleksi Ulang

"Saya kan baru ditunjuk sebagai kepala Bapilu DPP Golkar. Saya punya tanggungjawab untuk mengonsolidasikan pengurus baik tingkat provinsi, kabupaten, kota dan sampai ke bawah dan kader juga anggota legislatif baik pusat, provinsi dan kabupaten kota," katanya.

Dia mengatakan, sebelum menghimpun kekuatan tim di Jakarta, dia juga telah mendatangi Sulawesi Selatan. Selanjutnya, Jawa Barat akan disasar untuk melakukan hal yang sama.

Dia mengakui bahwa agenda konsolidasi itu merupakan upaya awal memanaskan mesin partai menghadapi suksesi Pilpres yang akan datang.

Baca Juga: Langkah Mulus Erna Rasyid Taufan Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Parepare

"(Konsolidasi) Ini kita ingin menggerakkan lagi, menghidupkan, memanaskan mesin partai. Kita kenal Golkar ini insfrastrukturnya kita tertata sampai ke bawah. Tapi kalau itu tidak digerakan dia tidak akan bergerak. Nah saya akan berusahalah mendatangi provinsi-provinsi ini supaya bergerak," ujarnya.

Dalam setiap konsolidasi di daerah-daerah, dia selalu mengingatkan kader Partai Golkar untuk menyosialisasikan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum partai.

Dia juga mengingatkan seluruh kader Golkar bahwa berdasarkan hasil Munas 2019 dan Rapimnas 2021, Airlangga Hartarto merupakan calon presiden dari Partai Golkar.

Baca Juga: Zulfikar Arse Sadikin Ingatkan Seleksi CPNS Harus Hindari Segala Potensi Kecurangan

"Tentu kader harus kerja untuk mengamankan keputusan partai itu. Itulah sebabnya kami datang ke DPD-DPD provinsi untuk menyampaikan, mengingatkan kembali bahwa partai ini sudah memutuskan. Sehingga mereka harus bekerja untuk mendukung keputusan partai itu," ungkapnya.

Untuk mengamankan keputusan internal partai itu, dia berpesan bahwa hal utama yang harus dilakukan adalah konsolidasi berjenjang hingga ke tingkat paling bawah.

Gerakan upaya pemenangan tanpa terkonsolidasi dengan baik, kata dia, tak akan berarti apa-apa. Karenanya, seluruh unsur pimpinan di setiap jenjang kepemimpinan harus menguatkan konsolidasi tersebut.

Baca Juga: Terjebak Macet, Ibu Warga Rembon Melahirkan di Mobil Legislator Golkar Tana Toraja Bertha Pidun

"Saya kira yang paling utama itu konsolidasi. Konsolidasi organisasi itu penting. Sebab kalau organisasinya terkonsolidir dengan baik maka upaya apapun yang kita mau kerjakan itu tidak sulit tetapi kalau organisasi tidak terkonsolidasi dengan baik nah itu menyulitkan kita," katanya.

Selain itu, dia juga mengingatkan kepada seluruh kader bahwa sebagai Parpol, Golkar punya kewajiban untuk menyerap aspirasi dari masyarakat dan membuat aspirasi masyarakat itu menjadi kebijakan partai yang pada akhirnya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pada umumnya. {portalmajalengka}

fokus berita : #Zainudin Amali #Airlangga Hartarto