20 November 2021

Jadi Pemateri Golkar Institute Kota Makassar, Akbar Tandjung Ungkap Sejarah Panjang Golkar

Berita Golkar - Mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tandjung melakukan kunjungan ke Kota Makassar dalam rangka penyelenggaraan Golkar Institute Kota Makassar. Akbar menjadi salah satu pemateri dalam kursus singkat pendidikan politik dan kebijakan publik Partai Golkar Makassar.

Dalam kesempatan itu, Akbar bersama mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar sekaligus mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) Taufan Pawe menunaikan ibadah salat Jumat di Masjid Al-Markaz, Makassar.

"Kebetulan beliau (JK) di Makassar dan mengetahui Pak Akbar berkunjung ke Kota Makassar. Sehingga Ketua Taufan Pawe dan rombongan DPD I Golkar Sulsel bersama-sama menunaikan salat Jumat di Al-Markaz," kata Jubir Golkar Sulsel Zulham Arief dalam keterangan tertulis, Jumat (19/11/2021).

Baca Juga: Gandeng BRIN, Dyah Roro Esti Gelar Pelatihan Perbanyak Bibit Jati Dengan Metode ex Vitro di Lamongan

Sekretaris Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulsel ini juga mengatakan kalau Akbar dan Taufan juga menyempatkan diri untuk makan siang bersama di Coto Nusantara setelah selesai menunaikan salat Jumat.

"Usai salat Jumat, Pak JK kembali melanjutkan aktivitasnya. Sementara Pak Akbar Tanjung dan Pak TP makan siang di Coto Nusantara. Setelah itu ke Hotel Novotel untuk memberikan materi dan sorenya kembali terbang ke Jakarta," ujar Zulham.

Golkar Institute Kota Makassar resmi dibuka oleh Wakil Ketua Umum Golkar Erwin Aksa dan Ketua Golkar Institute Ace Hasan Syadzily di Hotel Novotel Makassar pada hari Kamis, 18 November 2021.

Baca Juga: Taufiqurahman: Golkar Solo Siap Menangkan Airlangga Hartarto di Pilpres 2024

Zulham, yang juga merupakan Ketua Panitia Golkar Institute, menjelaskan kalau kursus singkat pendidikan politik dan kebijakan publik Partai Golkar yang digelar selama tiga hari itu diikuti oleh 50 peserta dari berbagai daerah di Sulsel.

"Ada 84 orang yang memasukkan berkas. Dan dinyatakan lulus 50 peserta. Terdiri dari 34 laki-laki dan 16 perempuan. Ini merupakan inovasi bapak ketua umum Airlangga Hartarto yang bisa melahirkan pemimpin muda. Sehingga 10 tahun ke depan Partai Golkar tidak akan kehabisan stok pemimpin," pungkasnya. {detik}

fokus berita : #Akbar Tandjung