27 November 2021

Ace Hasan Syadzily: Golkar Institute Ikhtiar Partai Cetak Kader Muda Berkualitas

Berita Golkar - Partai Golkar berikhtiar untuk mengedukasi seluruh kader-kadernya agar siap dan memahami dalam pengelolaan pemerintahan dan lembaga-lembaga publik.

Ikhtiar itu dituangkan Partai Golkar melalui program Golkar Institute, yang menggelar kegiatan kursus singkat Pendidikan Politik dan Kebijakan Publik.

Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute, Ace Hasan Syadzily, mengatakan Golkar Institute dan DPD Partai Golkar Jateng memiliki keinginan untuk memberikan pendidikan kepada kader-kadernya di Jateng dalam tiga pilar utama yakni ekonomi, politik, dan kepemimpinan.

Baca Juga: Christina Aryani: DPR Terbuka Perbaiki UU Cipta Kerja Yang Dinilai MK Inkonstitusional

Melalui pendidikan ini, Ace Hasan Syadzily menyebut jika kader-kader Partai Golkar diharapkan mampu memiliki pengetahuan, wawasan, dan kemampuan di dalam proses pengambilan kebijakan politik.

Terutama kebijakan-kebijakan publik yang membutuhkan dukungan dari partai-partai politik sebagai bagian dari pilar demokrasi. Partai politik, tambah dia, memiliki kewajiban mencetak kader-kadernya agar mampu mengelola pemerintahan dan lembaga-lembaga publik dengan baik.

Misalnya dengan mencetak pemimpin seperti kepala daerah dan anggota dewan, agar memiliki pemahaman yang memadai di dalam proses pengelolaan pemerintahan.

Baca Juga: John Kenedy Azis Ungkap DPR Bakal Bentuk Panja BPIH Untuk Pelaksanaan Dan Penetapan Ongkos Haji 2022

"Fokus kami saat ini dalam membina anak-anak muda dalam rangka proses regenerasi. Partai Golkar sebagai partai yang berpengalaman tentu menginginkan adanya transformasi bagi anak-anak muda untuk terlibat aktif dalam politik."

"Harapannya, mereka akan mampu menjadi pioner bagi Partai Golkar ke depannya," ujar dia, di sela-sela kegiatan kursus singkat Pendidikan Politik dan Kebijakan Publik, di Hotel Golden City, Jumat 26 November 2021.

Tentunya, kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI tersebut, kader-kader muda ini diharapkan memiliki pemahaman, kemampuan, pemikiran, dan gagasan serta memiliki strategi dalam memenangkan Partai Golkar dalam Pilpres 2024.

"Hal tersebut terdapat dalam salah satu materi pendidikan politik dan kebijakan publik, yakni strategi kampanye dan penggunaan media sosial,'' papar Ace Hasan Syadzily. {suaramerdeka}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily