27 November 2021

Anos Yeremias Desak Pemprov Maluku Segera Bayarkan Bonus Atlet PON XX Papua

Berita Golkar - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Maluku Anos Yeremian meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku agar segera membayarkan bonus atlet yang dijanjikan. Para atlet peraih medali yang mewakili Maluku pada Pekan Olahraga Nasional [PON] ke-XX di Papua pada beberapa waktu lalu itu hingga kini belum dibayarkan bonusnya, termasuk para pelatih.

"Kami juga tahu bahwa anggaran itu sudah disediahkan, kami minta menjadi perhatian dari saudara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku agar terhadap seluruh atlet peraih medali, para pelatih segera dibayarkan bonus yang sudah dijanjikan oleh Pemprov Maluku," ungkap Anos Yeremias di ruang rapat paripurna DPRD Maluku, Jumat (26/11/2021).

Secara terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Sandi Wattimena menegaskan, Pemerintah Provinsi Maluku akan tetap membayarkan bonus atlet peraih medali di PON ke-XX tahun 2021 Papua dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021 Papua.

Baca Juga: Bambang Patijaya Nilai Permendag Tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor Dikeluarkan Sepihak

Sandi mengaku, jumlah bonus yang diberikan tetap sama seperti yang dijanjikan yakni Rp. 200 juta bagi peraih emas, Rp. 150 juta bagi perebut perak dan Rp.100 juta untuk penyabet perunggu.

"Jadi tidak usah khawatir atau terpengaruh isu-isu di media sosial soal bonus PON XX dan Peparnas XVI yang sudah diberikan daerah-daerah lain. Prinsipnya, uangnya ada dan kita tak akan ambil sedikitpun. Nanti bonusnya diserahkan langsung ke rekening atlet," ujar Sandi Wattimena.

Dia menjelaskan, yang membedakan bonus PON XX dan Peparnas XVI adalah bonus PON XX dimasukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan [APBD-P] Maluku 2021, sedangkan bonus Peparnas XVI dialokasikan dalam APBD murni Maluku tahun 2022.

Baca Juga: Bikin Bangga! Dedi Mulyadi Dianugerahi Satya Lencana Kebudayaan Dari Presiden Jokowi

Menurutnya, karena bonus PON XX diplot dalam APBD-P Maluku, makanya harus dikonsultasikan lagi ke Kementerian Dalam Negeri [Kemenagri]. Kalau pun setelah dikoreksi di pusat setelah sampai di Maluku, pemerintah daerah juga masih mengoreksi lagi. Tapi sudah ada lampu hijau akan dibayarkan dalam waktu dekat.

"Untuk bonus Peparnas XVI, kebetulan saya bertindak sebagai CdM Peparnas XVI Maluku, saya sudah sampaikan kalau awal tahun 2022 baru bonus dibayarkan. Kita ikuti pesan pak Presiden Jokowi jika tak boleh ada perbedaan perlakuan untuk atlet PON dan atlet difabel," pungkasnya {beritabeta}

fokus berita : #Anos Yeremian