04 Desember 2021

Tiga Pilihan Golkar

Berita Golkar - Bagi Golkar, fokus lobby-nya ke Ganjar atau Anies serta partai-partai potensial berkoalisi. Ridwan Kamil elektabilitasnya di bawah 3 besar: Prabowo, Anies dan Ganjar.

Peluang juga ada pada figur Ketua Umum Partai Demokrat dan PKB. Sayangnya elektabilitas AHY atau
Muhaimin juga masih rendah, di bawah 10%. Masalahnya, dengan elektabilitas Airlangga Hartarto (AH) yang masih di bawah 2%, agak sulit dijagokan untuk calon presiden (capres) di pemilu 2024.

Harus naik di atas 10%. Apakah bisa? Secara teori bisa! Karena Golkar adalah partai besar kedua. Bahkan pernah jadi pemenang pemilu 2004.

Jangan lupa, AH adalah tokoh kunci dalam pemerintahan Jokowi. Menko perekonomian, strategis. Lebih strategis dari Erick Tohir, menteri yang juga tampak berambisi nyapres.


Padahal baliho AH sudah bertebaran di seluruh pelosok tanah air. Jika sampai akhir tahun tidak naik-naik juga, bikin pesimis kader-kader di daerah. Apa masalah utamanya? Katena faktor manajemen politik atau faktor figur?

Jika faktor manajemen politik, apa problem utamanya? Sdh adalah kajian/ evaluasi yang serius dan objektif? Langkah strategis apakah yang perlu dilakukan Golkar?

Jika soal figur, ini juga perlu kajian serius. Sudah harus segera diputuskan 3 pilihan berikut ini oleh partai beringin rimbun ini:

(1) AH tetap didorong jadi calon presiden dengan terus memacu meningkatkan elektabilitasnya dalam tempo 24 bulan ke depan. Segera mendiagnosa problem mendasarnya. Mungkin perlu dokter “spesialis politik” untuk memastikan diagnosa tepat dan resep yang moncer.

Dengan resep lama yang tidak ampuh, diperbaiki oleh dokter ahli yang tepat, boleh jadi derajat elektabiltas bisa diperbaiki. Karena marginnya cukup tinggi, mungkin dosis perlu ditingkatkan.

(2) Pilihannya: AH cukup Wapres saja, tapi harus menang. Airlangga jadi Wakil Presiden, seperi era JK.
Jangan sampai kalah dengan pasangan Prabowo-Puan.

(3). Tidak Keduanya. Tidak capres maupun cawapres. AH cukup jadi ketua DPR RI 2024-2029 sembari memperkuat manajemen partai dan strategi komunikasi agar skor ketokohan/ figur AH naik signifikan. Agar AH jadi bintang Pemilu 2029. Toh, usianya relatif muda.

Para senior dan kader “organik” partai Golkar paham kondisi dilematis ini. Mereka berpedoman dan memiliki banyak pengalaman selama Golkar sebagai the rulling party di era Orba 3 dekade itu. Pertumbuhan ekonomi, pemerataan dan stabilitas dijaga tertib. Bangsa tak terbelah.

Itulah mimpi para senior itu. Dan mungkin juga mimpi kita bersama. Dan harapan milenial yang gundah karena merasa akan terbebani hutang menggunung.

Antony Zeidra Abidin

fokus berita : #Antony Zeidra Abidin