04 Desember 2021

Terpilih Pimpin Golkar Tarakan, Siti Laela Siap Cetak Kader Milenial

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) baru saja meresmikan kepengurusan dengan nahkoda baru yakni seorang perempuan bernama Hj. Siti Laela.

Dalam momen peresmian kepengurusan ini, dihadiri juga oleh DPD Golkar Kaltara yakni Syarwani yang menyampaikan bahwa Golkar selalu memberikan peluang kepada kartini atau perempuan dalam berkiprah pada level tertinggi yakni pimpinan partai.

“Sebagai laporan bahwa terdapat dua pemimpin perempuan di lima kabupaten kota di Kaltara, itu artinya partai Golkar sangat memberikan apresiasi dan kesempatan kepada kaum wanita untuk bisa diberikan ruang struktur aktif,” katanya dalam sambutan, Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga: Hetifah: Komisi X DPR Siap Jadi Mitra Perpustakaan Nasional Sosialisasikan ‘Indonesia OneSearch’

Meskipun dipimpin oleh seorang perempuan, Bupati Kabupaten Bulungan ini yakin dan optimis bahwa Siti Laela mampu membawa kejayaan bagi Golkar di tahun 2024 mendatang.

“Dengan apa yang kita saksikan saya tidak meragukan sedikitpun perjuangan di kota Tarakan dan mulai tahun 2022 tahapan pemilu dimulai tentu seluruh yang berkaitan dengan administratif harus disiapkan,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga menghimbau kepada kaum milenial untuk dapat bergabung kedalam partai agar dapat terus berkarya dan memperhatikan aspirasi dari rakyat Tarakan maupun Kaltara.

Ketua DPD Tarakan terpilih, Hj. Siti Laela akan mengemban tugas besar selama lima tahun ke depan. Ia memastikan bahwa akan kembali membawa golkar kedalam kejayaan memimpin Kota Tarakan.

Baca Juga: Pengurus KPPG Dan AMPG Kalbar Resmi Dilantik, Airin Rachmi Diany: Selamat Bekerja dan Berkarya

“Tentunya setelah seluruh pengurus mengucapkan janji, tentu ada sebuah loyalitas, semangat, komitmen dan perjuangan ikhlas dalam memenangkan partai golkar ke depan, dan diharapkan ada hasil yang positif serta keputusan yang bisa bersinergi dengan pemerintahan hukum, ekonomi,” bebernya.

Tak hanya itu, strategi khusus ia juga akan menghidupkan Kelompok Kader Partai Golkar (Pokar) di strata paling bawah seperti tingkat RT dan Kecamatan.

“Kita akan melakukan rekonsiliasi di tingkat kecamatan, kelurahan sampai nanti ketingkat pokar yang paling bawah, dan juga kita akan mengembangkan kembali organisasi yang didirikan oleh Golkar,” tambahnya.

Baca Juga: Bambang Heri Purnama Salurkan Seribu Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Banjir di Pandawan HST

Sementara itu, Sekretaris DPD Golkar Tarakan, Asrin R Saleh menjelaskan untuk bergabung di partai Golkar tak harus memiliki kriteria khusus. Artinya, Golkar membuka seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin bergabung.

“Kalau ada Kartu Tanda Anggota (KTA) itu artinya dia adalah kader dan kami tidak akan membeda-bedakan, dan bagaimana kita merekrut kaum milenial yang mana adalah pemilih muda,” ucapnya.

Menurutnya juga, kaum pemuda memiliki potensi besar dalam mensukseskan politik. Namun, tetap diperlukan daripada orang tua di Golkar. Saat ini terdapat 187 anggota yang dilantik untuk dapat mengemban tugas di partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Pemuda ini mudah bergaul, melalui teknologi juga, dan orang tua juga selalu ya karena itu sebagai penasehat kita,” tuntasnya. {benuanta}

fokus berita : #Siti Laela