09 Desember 2021

Jelang Natal, Para Istri Legislator Golkar DPR RI Baksos Di Sejumlah Panti Asuhan di Tangsel

Berita Golkar - Para istri legislator Partai Golkar di DPR, memanfaatkan situasi pandemi COVID-19 yang mulai terkendali dengan menggelar bakti sosial atau baksos. Ini juga dilakukan jelang Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Ikatan Istri Fraksi Partai Golkar (IIFPG) DPR menggelar bakti sosial di sejumlah panti asuhan. Yakni di Panti Werdha Yayasan Bina Bakti ILUNI 13-81, Yayasan LKSA Abhimata, dan Yayasan Kemah Beth Shalom. Ketiga panti jompo dan rumah bagi anak-anak yatim piatu itu berada di wilayah Tangerang Selatan, Banten.

“Ini merupakan rangkaian bakti sosial kami sejak pandemi berlangsung. Kami terus berupaya berbagi dan peduli,” ujar Plt Ketua IIFPG Lita Adies Kadir, Rabu 8 Desember 2021.

Baca Juga: Yellow Clinic Golkar Jatim Gerak Cepat Bantu Masyarakat Korban Erupsi Semeru

Istri anggota Fraksi Golkar DPR Adies Kadir itu menjelaskan, baksos itu digelar memang jelang perayaan Natal dan tahun baru. Maka mengusung tema ‘Berbagi Dalam Suasana Nataru’ dalam bakti sosial tersebut.

Bantuan yang diberikan di dalam sembako tersebut adalah diaper atau popok sekali pakai untuk anak-anak dan lansia, perlengkapan mandi, dan beberapa peralatan elektronik serta sejumlah dana.

Membuat Terharu

Mendapat bantuan itu, tak sedikit warga panti yang terharu hingga meneteskan air mata. Seperti saat IIFPG menyerahkan baksos di Yayasan Kemah Beth Shalom. Ibu-ibu IIFPG maupun warga panti yang rata-rata anak yatim meneteskan air mata.

Baca Juga: Terungkap! Harga Pupuk Di Petani Melambung, Politisi Golkar Ini Desak Pemerintah Segera Bersikap

Natal mendatang merupakan yang kedua sejak pandemi COVID-19 melanda Tanah Air. Maka menurut Lita, saat ini patut disyukuri karena kasus COVID-19 mulai mereda. ”Pandemi COVID belum seutuhnya berakhir, tetapi secara nasional bisa dikatakan sudah melandai,” katanya.

Namun, IIFPG juga mewanti-wanti anggotanya maupun warga panti tetap menaati protokol kesehatan. Sebab, kini muncul Varian Omicron, yang disebut daya tularnya lebih tinggi dibanding Varian Delta COVID-19.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa bayang-bayang varian baru COVID memang masih menghantui kita. Namun, dengan niat baik, niat tulus, tentu ditambah dengan penerapan protokol kesehatan yang tidak boleh kendor, kami dari IIFPG mencoba untuk kembali menggelar bakti sosial secara langsung ketiga tempat," ujar Lita. {viva}

fokus berita : # Lita Adies Kadir