13 Desember 2021

Setahun Lebih Kursi Ketua DPRD Luwu Timur Kosong, Partai Golkar Dirugikan?

Berita Golkar - Tepatnya 12 Desember 2021 kursi ketua DPRD Luwu Timur Sulawesi Selatan lowong atau tepatnya setahun meninggalnya Almarhum H. Amran syam, kekosongan kursi ketua DPRD Luwu Timur itu tentu merugikan partai golkar, karena partai berlambang pohon beringin itu yang punya jatah.

Lowongnya ketua DPRD luwu Timur yang sudah setahun itu menjadi bukti jika partai Golkar Luwu Timur yang selalu jadi pemenang setiap perhelatan demokrasi di Luwu Timur diambang kehancuran, ujar sejumlah simpatisan partai Golkar yang prihatin atas kondisi ini.

Persoalan siapa yang ditunjuk jadi ketua DPRD luwu timur oleh partai yang dipimpin Airlangga hartarto tentu merujuk ke mekanisme kepartaian yang sudah diatur dalam ART/AD ataupun PO internal partai golkar, namun disayangkan proses pengajuan nama calon ketua DPRD yang beredar diduga tidak sesuai mekanisme.

Baca Juga: Bebby Nailufa Targetkan Rekrut 2.700 Kader Baru Golkar di Kota Pontianak

Mantan sekretaris partai Golkar Luwu timur Andi Zulkarnaen menduga, belum keluarnya rekomendasi yang ditunjuk pengganti Almarhum Amran syam oleh partai golkar disinyalir terjadinya cacat administrasi pengajuan bakal calon ketua DPRD luwu Timur, menyebabkan DPP tidak melakukan proses untuk merekomendasi nama yang diajukan

“Tentu ini sangat merugikan partai, bagaimana Golkar mau dibesarkan jika hal seperti ini tidak bisa diproses untuk menentukan pengganti antar waktu ketua DPRD Luwu Timur,” Ujar Andi Zulkarnaen.

Sekedar diketahui fraksi Golkar di DPRD Luwu Timur 7 kursi, disusul Nasdem , PAN dan gerindra masing masing 4 kursi, PDIP dan Hanura masing masing 3 kursi, demokrat 2 kursi, PKB, PKS dan PBB masing masing 1 kursi. {batarapos}

fokus berita : #Andi Zulkarnaen