18 Desember 2021

Esa Wahyu Endarti Dilantik Pimpin Pengajian Al-Hidayah Jatim, Sarmuji: Kawal Isu Perempuan dan Anak

Berita Golkar - Wakil Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah, Siti Marchamah Mujib melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pengajian Al Hidayah Provinsi Jawa Timur periode 2020-2025 di bawah kepemimpinan Esa Wahyu Endarti di Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (18/12/2021).

Pengukuhan Pengurus DPD Al-Hidayah Jawa Timur berdasarkan SK No. 11/SK/DPP/Peng .Al Hid/lX/2021 yang ditandatangani Ketua Umum DPP Al Hidayah, Dra. Harbiyah Salahudin,MSi dan Sekjen Sekarwati,Msi.

Usai dikukuhkan, Ketua DPD Al Hidayah Provinsi Jawa Timur, Esa Wahyu Endarti langsung melantik 38 pengurus DPD kabupaten/kota se-Jatim secara serentak.

Baca Juga: Pengamat: Kinerja Terukur, Modal Airlangga Diusung Golkar Jadi Capres Unggulan di 2024

Selain Ketua DPD Partai Golkar Jatim M Sarmuji, hadir Sekretaris DPD Sahat Tua Simanjuntak (Wakil Ketua DPRD Jatim) dan Sekretaris IIPG Elizabet Sihotang, Ketua DPD Ormas MKGR Jatim Kodrat Sunyoto, Bendahara Blegur Prijanggono dan beberapa pengurus DPP Al Hidayah.

Ketua Pengajian Al-Hidayah Jatim, Esa Wahyu Endarti mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya langsung tancap gas, menggeber semangat para ibu-ibu untuk lebih giat mendekatkan diri dengan aktivitas keagamaan serta sosial preneur.

“Kami akan membuat gerakan ngaji bareng, lalu ini sudah terkumpul donasi kebetulan tadi ada tambahan dari DPP, kami akan ke (posko) Semeru. Lalu, kami juga akan lakukan pembinaan UKM (Usaha Kecil Mikro),” ujar Esa.

Baca Juga: Idris Laena Terpilih Sebagai Ketua Umum Satkar Ulama Periode 2021-2025

Untuk mendulang suara Golkar, Esa menyebut pihaknya telah berkolaborasi dengan beberapa lembaga tentang rencana turun di tengah masyarakat.

“Ini kan mendulang kemenangan. Nah, di sini kita harus berkolaborasi dan kita ingin tekankan bahwa Al-Hidayah itu ada di tengah-tengah masyarakat. Al-Hidayah itu siap bersinergi dengan masyarakat, Al-Hidayah itu peduli dengan masyarakat. Maka, sebenarnya saya mengajak kerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan Al-Hidayah itu ada,” jelasnya.

Sementara Ketua Partai Golkar Jatim, Sarmuji dalam sambutannya meminta kepada pengurus Al-Hidayah untuk semakin dekat dengan masyarakat Jawa Timur. Peran mereka terhadap lingkungan harus dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga: Pengamat: Kinerja Terukur, Modal Airlangga Diusung Golkar Jadi Capres Unggulan di 2024

“Saya harap pengajian Al Hidayah sekarang punya infrastruktur dan pengajian yang mengakar di tengah masyarakat. Masyarakat kota sebenarnya punya gairah keagamaan yang tinggi, tapi mereka sulit mencari ustaz yang terpercaya, karena mereka ragu mendapat ustaz yang kurang tepat, takut terkena indoktrinasi yang keluar dari kaidah Negara Indonesia,” ucap Sarmuji.

Sarmuji berharap besar dengan konsistensi Al-Hidayah untuk ikut berperan mencerdaskan masyarakat. Ia juga menginginkan, Al-Hidayah tidak melulu fokus pada keagamaan, tapi juga isu-isu terkait perempuan dan anak.

“Pekerja migran kita mendapatkan problem. Ada seorang ibu yang bekerja keras di Hongkong dan Taiwan, bapaknya malah kawin lagi dengan uang transferan dari istrinya. Ada yang usai bekerja dari luar negeri, pulang-pulang nggak mau bertemu orang tuanya, karena tergabung dengan doktrin lain,” tegasnya.

“Saya harap Al Hidayah bisa memasuki dan mengawal isu-isu seperti itu dengan melakukan advokasi untuk kepentingan perempuan dan anak,” imbuhnya. {beritajatim}

fokus berita : #Siti Marchamah Mujib #Esa Wahyu Endarti #Sarmuji