22 Desember 2021

Ida Cokorda Pemecutan XI Meninggal Dunia, Sugawa Korry: Golkar Bali Kehilangan Sosok Senior Partai

Berita Golkar - Penglingsir Puri Ageng Pemecutan, Ida Cokorda Pemecutan XI meninggal dunia pada usia 76 tahun. Ida Cokorda sendiri menghembuskan napas terakhir di kediamannya, Puri Pemecutan, Kota Denpasar, Bali, pada Rabu 22 Desember 2021 pukul 05.30 Wita.

Kabar meninggalnya Ida Cokorda sendiri mengejutkan banyak pihak, termasuk para kader Golkar di Bali. Pasalnya, semasa hidup Ida Cokorda Pemecutan XI ini sendiri dikenal sebagai kader senior partai berlambang pohon beringin ini.

Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry mengaku pihaknya merasa kehilangan sosok kader senior partai. Apalagi, Ida Cokorda sendiri menurutnya merupakan salah satu tokoh pendiri Golkar di Bali.

Baca Juga: Minta Anggaran BRIN 5 Persen APBN Atau Rp.100 Triliun, Ridwan Hisjam: Lah! Rp.3 Triliun Mana Cukup?

“Ya kita ikut berduka cita lah, merasa kehilangan tokoh partai,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu 22 Desember 2021 siang.

Sugawa Korry juga mengungkapkan bahwa sosok Ida Cokorda sendiri merupakan sosok kader senior di Golkar, almarhum sendiri sudah bergabung di Golkar sejak masa Orde Baru, tepatnya pada tahun 1971.

Tidak hanya itu, berbagai jabatan pernah diemban oleh almarhum semasa hidup yakni Ketua DPRD Badung, Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bali, hingga sebagai Anggota DPR dan MPR RI Fraksi Golkar.

Baca Juga: Dyah Roro Esti Minta Smelter Freeport Indonesia Di Gresik Hadirkan Multiplier Effect Untuk Masyarakat

“Beliau adalah kader Golkar sejak 1971, beliau lama berkiprah di Golkar dan terakhir sempat dipercaya sebagai ketua fraksi DPRD provinsi tahun 1982-1987,” paparnya. 

Di partai sendiri, jabatan terakhirnya adalah sebagai Dewan Pertimbangan DPD I Golkar Bali pada masa kepemimpinan Ketut Sudikerta periode 2015-2019. “Istri beliau yang sekarang di Dewan Pertimbangan, beliau di Dewan Pertimbangan di era Pak Sudikerta,” ungkap Sugawa Korry.

Pihaknya juga mengakui bahwa sosok almarhum Ida Cokorda Pemecutan XI sendiri dikenal sebagai sosok kader yang memiliki gaya atau style tersendiri dalam berpolitik.

Baca Juga: Ruslan AS Kukuhkan Pengurus Golkar Kotawaringin Barat Periode 2020-2025

Ia mengakui terkadang berani untuk mengambil sikap untuk mengkritisi para kader yang dinilainya melenceng dari doktrin karya kekaryaan Partai Golkar.

“Beliau dengan gayanya, style-nya tersendiri mendukung perjuangan dan tidak jarang mengkritisi Partai Golkar, tidak jarang itu hal yang pada titik tertentu bisa memperkuat eksistensi Partai Golkar,” katanya.

Pun begitu, pihaknya tetap memberikan apresiasi terhadap jasa beliau dalam membesarkan partai di Bali, khususnya di Denpasar dan Badung. “Namun demikian, Golkar Bali sangat mengapresiasi beliau, untuk eksistensi dan perjuangan golkar melalui doktrin karya dan kekaryaan,” jelasnya.

Terakhir, Wakil Ketua DPRD Bali ini mendoakan almarhum Ida Cokorda mendapat tempat disisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. “Jadi Golkar mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan tabah,” paparnya. {bali.tribunnews}

fokus berita : #Ida Cokorda Pemecutan XI #Sugawa Korry