02 Januari 2022

Muhammad Fauzi Realisasikan Program Rp.100 Miliar Lebih Di Dapilnya Selama Tahun 2021

Berita Golkar - Anggota DPR RI Muhammad Fauzi dari Fraksi Partai Golkar merealisasikan berbagai jenis program sepanjang tahun 2021 di Dapil Sulsel III.

Program yang direalisasikan Muhammad Fauzi mulai dari perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, bedah rumah hingga program bantuan modal usaha, operasional pesantren, desa wisata dan bantuan sembako untuk masyarakat dengan total nilai kurang lebih Rp 100 Miliar lebih.

Lokasi realisasi program yang dibawa oleh Muhammad Fauzi di Dapil Sulsel III meliputi Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang, Pinrang dan Kabupaten Sidrap.

Baca Juga: Refleksi Akhir Tahun 2021, Ini Catatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir

Selain perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, Muhammad Fauzi juga merealisasikan program padat karya revitalisadi drainase, pengembangan desa wisata hingga bantuan untuk BUMdes sampai pembagian sembako untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah di tahun 2021 ini meski saya masuk dikomisi V setelah tahun anggaran sudah berjalan
beberapa program bisa terealisasi di dapil saya yaitu dapil Sulsel III. Semoga ditahun 2022 nanti saya bisa berbuat lebih lagi untuk masyarakat khususnya di dapil Sulsel III," kata Muhammad Fauzi. Minggu (02/01/2022)

Selama tahun 2021 ini, untuk program padat karya revitalisasi drainase misalnya, itu tersebar dibeberapa daerah, seperti di Kabupaten Luwu Utara panjang drainase 900Meter dengan anggaran Rp750 juta. Sementara itu di titik Rantepao-Palopo, panjang 1.050 meter dengan nggaran Rp1,5 Milyar, di Belopa-Palopo ada Rp 340meter anggaran Rp400 juta.

Baca Juga: Eks Bendahara Golkar Jember, Indi Naidha Wulandari Hengkang Ke PDIP

Selain itu, program revitalisasi drainase ini juga ada di Kabupaten Enrekang, panjang drainase 1.900 meter anggarannya Rp2 Milyar. Sementara di Luwu Timur ada dua titik, pertama di Tarengge panjang drainase yang di kerjakan adalah 500 meter dengan anggaran Rp460 juta dan titik kedua di Tarengge-Kayulangi, panjang drainase 1.290 meter menggunakan anggaran sebesar Rp1.2 Miliar.

"Semua pengerjaan program padat karya ini menyerap SDM masyarakat lokal, ini sebagai bentuk mendorong atau membantu pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi dimasa pandemi ini," jelas pria yang akrab disapa Abang Fauzi ini.

Fauzi menambahkan, dari seluruh program yang terealisasi di Dapil Sulsel III juga ada beberapa program saat dirinya masih berstatus anggota Komisi VIII yang bermitra dengan Kementerian Sosial, BNPB, Kementerian Agama, Badan Pengelolaan Keuagan haji, KPAI, BAZNAS dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan anak.

Baca Juga: Akhiri 12 Tahun Paceklik, Misbakhun: Selamat Dirjen Pajak dan Jajaran Pegawai DJP, Target Pajak 2021 Tercapai

"Seperti hunian tetap, oprasional pesantren misalnya itu program waktu saya masih di komisi delapan. April 2021 baru saya ditugaskan partai di komisi lima sampai saat ini. Semua program yang terealisasi ini saya perjuangakan mulai tahun 2020 sampai 2021" ungkap suami Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani itu.

Semoga di tahun 2022 ini, tambah Muhammad Fauzi, bisa berbuat lebih lagi dari tahun sebelumnya untuk masyarakat di Sulawesi Selatan, khususnya di dapil Sulsel III.

"Tahun kemarin saya akui juga kalau program itu kebanyakan di Luwu Utara, alasanya karena seperti kita ketahui semua Luwu Utara inikan masih dalam masa pemulihan pasca bencana alam banjir bandang 2020 yang lalu. Tahun 2020 ini Insya Allah semua daerah di dapil saya kita akan sentuh," tutur Fauzi.

Baca Juga: Ginandjar Kartasasmita: Miliki Calon Dengan Rekam jejak Mumpuni, Saatnya Golkar Ajukan Capres Sendiri

"Untuk kedepanya juga saya meminta dukungan dan doa masyarakat agar saya bisa berbuat lebih lagi untuk masyarakat, bukan hanya di tahun 2022 ini tapi sampai akhir periode sayadi DPR," tutup Fauzi.

Berikut program yang direalisasikan Muhamma Fauzi sepanjang tahun 2021 :

1. Pembangunan 897 unit huntap total anggaran Rp44 Miliar
2. Jalan poros nasional depan Mesjid Agung Syuhada Masamba dan jalan poros nasional di Desa Anggarkan Rp7.6 Miliar
3. Jembatan S Paboi 1 dan S Paboi 2 Desa Radda Anggaran Rp9.7 Miliar
4. 150 unit Bantuan Bedah Rumah (BSPS) Rp3 Miliar
5. Pembagian Sembako 10.000 paket nilai Rp1 Miliar
6. Penyerahan Bantuan Operasional, TPQ, Diniyah Takmilyah Pesantren kurang lebih 1000 pesantren se-Sulsel III dengan total nilai Rp25 Milyar.
7. Pembangunan MCK Pesantren se-Sulsel III
8. Bantuan Rehab Mushollah di Radda Rp35 Juta

Baca Juga: Sarmuji Wanti-Wanti Masyarakat Tetap Waspada Dan Tak Lengah Meski Pandemi COVID-19 Melandai

9. Bantuan Pengembangan Bumdes di lima desa total nilai Rp375 juta
10. Bantuan Pengembangan Desa Wisata senilai Rp500 juta
11. Penyerahan 1 Alat Berat Excavator ke Pemda Luwu Utara.
12. Penyerahan 1 Bis Sekolah ke Pemda Luwu Utara.
13. Pengoperasian Menara Pantau (mercusuar) Pelabuhan Munte Kab. Luwu Utara
14. Perbaikan Jembatan Miring Palopo-Luwu (Pemeliharaan)
15. Pembangunan Jembatan Rantepao-Palopo
16 Pemberian Bantuan Sembako Korban Bencana tanah Longsor di Walmas Desa Ilan Batu-Luwu
17. Pelatihan Dan Sertifikasi 100 tukang di luwu Utara

Baca Juga: Soroti Oknum TNI Bantu Kirim TKI Ilegal ke Malaysia, Bobby Rizaldi: Dipicu Faktor Kesejahteraan

18. Satu unit Mobil operasional 4x4 BPBD
19. Tiga motor Trail ke BPBD
20. Satu Perahu Karet ke BPBD
21. Dana tunggu Hunian selama 6 bulan (September 2020 - Februari 2021) Pasca Banjir Bandang Luwu Utara - BNPB
22. Bantuan Stimulan sebesar 600rb (selama 3 bulan) kepada 600 Orang terdampak Covid-19 Kemensos
23. Pelatihan Desa Siaga Bencana - Tagana 600 orang - Kemensos
24. Penyerahan Alat PCR sebanyak Puluhan ribu ke Pemda Lutra.
25. Bantuan Alat Kesenian untuk kelompok Rumah Bola Rp50 juta - Kemensos
26. Kegiatan Keserasian Sosial, diberikan ke Desa Pombakka, lapangan Futsal senilai: Rp150 juta

Baca Juga: PKS Dorong Golkar Gandeng Demokrat Galang Kekuatan Nasionalis-Religius di Pemilu 2024

27. Program Padat Karya, Revitalisasi Drainase, Bandara Andi Djemma, Rp.125juta

28. Luwu Utara , Panjang 900 Meter anggaran Rp 750 juta
29. Rantepao - Palopo, Panjang 1.050 meter anggaran Rp 1,5 miliar
30. Belopa - Palopo, Panjang 340 meter anggaran Rp 400 juta
31. Enrekang, Panjang 1.900 Meter, anggaran Rp2 miliar
32. Tarengge - Malili (Lutim), Panjang 500 meter, anggaran Rp460 juta.
33. Tarengge - Kayulangi, Panjang 1.290 Meter, anggaran Rp1.2 miliar {bukamatanews}

fokus berita : #Muhammad Fauzi