17 Januari 2022

Airlangga Kucurkan KUR Rp.370 Triliun Untuk Alumni Kartu Prakerja, Ini Cara Mendapatkannya

Berita Golkar - Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk alumni program Kartu Prakerja sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas wirausaha bagi masyarakat. Menurut Anggota Komisi XI Puteri Komarudin, ketika para alumni Program Kartu Prakerja sudah mulai membuka usaha, maka pembiayaan usaha mereka dapat ditopang melalui skema KUR dengan suku bunga yang rendah dan tanpa jaminan.

"Inisiatif yang dirumuskan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto merupakan kombinasi yang tepat untuk mendorong pemulihan sektor UMKM yang terdampak pandemi," ujar Puteri, Sabtu (15/1/22).

Terlebih, program KUR menjadi sangat penting untuk memperkuat sektor UMKM sebagai pilar penyangga perekonomian nasional. Apalagi sepanjang 2021, pembiayaan KUR telah mencapai Rp280,17 triliun dan diberikan kepada 7,38 juta debitur.

Baca Juga: Anggap Kritik Vitamin, Melchias Mekeng Minta Airlangga Undang GMPG Dan Cari Solusi Bersama

Alokasi pembiayaan KUR 2022 pun ditingkatkan menjadi Rp373,17 triliun. Dirinya berharap, stimulus ini dapat terealisasi secara optimal guna menggenjot pemulihan ekonomi nasional. Tak hanya itu, selama ini program Kartu Prakerja juga terbukti sukses dalam meningkatkan kompetensi usaha sekaligus berdampak mengurangi jumlah pengangguran.

Hal ini karena program Kartu Prakerja telah memberikan manfaat kepada 5,9 juta penerima sepanjang tahun 2021. Hasil survei BPS pun menyebut 87,2 persen penerima menyatakan pelatihan lewat program ini bisa meningkatkan keterampilan kerjanya.

"Anggaran sebesar Rp11 triliun untuk program Kartu Prakerja harus bisa dimanfaatkan secara optimal guna melanjutkan kesuksesan program ini sebagai jaring pengaman sosial dan peningkatan keterampilan usaha bagi penerimanya," katanya.

Baca Juga: Yel-Yel “Airlangga Presiden, TP Gubernur, Golkar Menang” Sambut Kedatangan Airlangga di Makassar

Sementara itu, enteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan sepanjang tahun 2022, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp370 triliun untuk bantuan pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) bagi alumni program kartu prakerja.

"Tujuan awalnya, melalui program kartu prakerja, kami mendorong agar mereka menjadi wiraswasta," katanya, dikutip dari Antara.

Pemerintah menjalankan program kartu prakerja di awal masa pandemi virus corona (COVID-19) tahun 2020. Tidak semata berfungsi sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19, melainkan yang lebih penting adalah untuk peningkatan kompetensi kerja.

Baca Juga: Ratusan Kader Ramaikan Acara Golkar Sehat Di Kota Makassar

Selain mendapatkan pelatihan kerja, setiap peserta program kartu prakerja menerima uang toal Rp3.550.000. Terdiri dari biaya bantuan pelatihan Rp1 juta, biaya survei pascapelatihan Rp150 ribu dan insentif pascapelatihan senilai Rp600 ribu perbulan selama empat bulan.

Selanjutnya, lanjut Menko Airlangga, ketika para alumni program kartu prakerja sudah mulai membuka usaha, pemerintah mendorongnya dengan pembiayaan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM). "Pembiayaan itu dengan pola kredit usaha rakyat atau KUR," ujarnya.

Melalui KUR, Menko Airlangga menjelaskan untuk alumni kartu prakerja yang memulai usaha mikro, disediakan pembiayaan antara Rp10 juta hingga 100 juta. "Tanpa jaminan. Bapak Presiden Joko Widodo setuju bunganya 3 persen selama enam bulan," katanya {okezone}

fokus berita : #Airlangga Hartarto #Puteri Komarudin