22 Januari 2022

Ace Hasan Minta Kemenag Segera Pikirkan Karantina Kepulangan Jamaah Umrah

Berita Golkar - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama ( Kemenag ), diminta untuk memikirkan teknis kepulangan jamaah Umrah ke tanah air. Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily.

Pasalnya, ada sebanyak 87 jamaah umrah positif dari 414 jamaah umrah yang berangkat tanggal 8 Januari 2022 dan pulang ke Indonesia tanggal 17 Januari 2022.

"Dengan melihat kecenderungan tingginya konfirmasi positif Covid-19 dari kepulangan jamaah umrah ini, yang harus dipikirkan juga terkait karantina sepulang dari Arab Saudi," kata Ace dalam keterangan tertulisnya kepada MNC Portal, Jumat (21/1/2022).

Baca Juga: Misbakhun Yakin UU HPP Jadi Solusi Penerimaan Pajak Di Masa Pandemi

Namun kata Ace, jika merujuk kebijakan umrah satu pintu atau one Gate Policy (OGP) yang diterapkan Kemenag, adalah Asrama Haji Pondok Gede dan Jakarta dipergunakan sebagai tempat karantina.

Maka menurut politikus Partai Golkar ini, jelas tidak cukup jika semakin banyak jamaah umrah yang diberangkatkan dan perlunya keberlanjutan atas OGP ini.

"Pemaparan Kemenag kepada kami OGP ini juga untuk kepulangan, di mana asrama Haji sebagai tempat karantina. Seharusnya jika OGP diterapkan secara konsisten, keberangkatan dan kepulangan juga menggunakan asrama Haji," ujarnya.

Baca Juga: Pengamat Sarankan Kader Golkar Kerja Kolektif Katrol Popularitas dan Elektabilitas Airlangga

Sehingga, Ace meminta Kemenag segera membenahi sistem OGP baik sebelum keberangkatan dan hingga kepulangan ke tanah air.

"Benahi dulu sistem penanganan umrah, terutama karantina jamaah, baik sebelum dan setelah kepulangan. Sampai saat ini kebijakan One Gate Policy dalam pelaksanaannya masih belum jelas," ujarnya.

Jika tidak segera dibenahi lanjut Ace, dikhawatirkan akan menambah kasus varian omicron di Indonesia. "Jika tidak diselesaikan dulu sistemnya, saya khawatir bisa menimbulkan masalah bagi penularan di Indonesia," tutupnya. {sindo}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily