31 Januari 2022

Wanti-Wanti Direksi BUMN Bakal Jadi Kambing Hitam, Maman Abdurrahman: Akan Disembelih Kalian!

Berita Golkar - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Maman Abdurrahman menyebutkan direksi-direksi baru di perusahaan BUMN, terutama yang berada di bawah MIND ID atau holding BUMN pertambangan, harus siap-siap dijadikan kambing hitam dan diganti sewaktu-waktu.

Hal ini disampaikannya setelah baru-baru ini dilakukan perombakan besar-besaran dalam manajemen holding BUMN pertambangan secara besar besaran. Mulai dari MIND, hingga tiga anak usahanya yakni PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

"Saya ingin sampaikan Bapak-bapak bangga, senang, Bapak-bapak ini direksi, satu dirut baru, selamat. Kita hari ini kasih congratulation, acungi jempol sama Bapak. Tapi sekaligus saya juga akan mewanti-wanti Bapak cepat atau lambat Bapak akan disiapkan menjadi kambing hitam dan akan disembelih Bapak semua ini," kata Maman dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII dengan MIND ID,  (31/1/2022).

Baca Juga: Kondisinya Tak Layak, Cen Sui Lan Desak Menteri PUPR Segera Renovasi Pasar Baru Tanjungpinang

Dia menilai pergantian manajemen di dalam holding ini kerap kali dilakukan tanpa mempertimbangkan kinerja yang telah dicapai oleh manajemen pendahulunya. "Artinya apa, di BUMN kita ini ngga pernah menghargai substansi, ga pernah menghargai kinerja seseorang. Jadi hari ini semua ini ikut tertawa, senang, baru direksi baru segala macam," imbuh dia.

Sementara itu, dalam pergantian manajemen, Komisi VII dinilai tidak pernah dilibatkan dalam melakukan penilaian dan pertimbangan. Padahal, komisi ini merupakan partner kerja dari perusahaan-perusahaan tersebut dan bertugas untuk memantau dan mengawasi operasional perusahaan dalam memberikan kontribusi pendapatan kepada negara.

Sehingga, dia menilai komisi ini akan dapat memberikan penilaiian yang objektif maupun subjektif terhadap pencalonan direksi baru di perusahaan tersebut.

Baca Juga: Usung Kader Sendiri, Erry Iriansyah Ingin Golkar Kubu Raya Menang di Pilkada 2024

"Nah yang jadi permasalahan sekarang operasional para pejabat perusahaan BUMN dan lain sebagainya, key performance indicator-nya (KPI) itu ada di Komisi VII dan Kementerian ESDM. Tapi pertanyaan saya apakah MIND ID saat pergantian direksi perusahaan BUMN yang ada di bawah MIND ID berkonsultasi dengan Kementerian ESDM, cq dalam hal ini Komisi VII?" lanjut dia.

"Itu pertanyaan sederhana kita, ga ada Pak. Artinya apa Pak, Bapak jangan bersenang dulu, jangan berbangga hati. Bapak mau kerja sebagus mungkin, mau kerja jumpalitan atas bawah, siang jadi malam, malam jadi siang pada saat ada upaya pergantian, ga akan dipertimbangkan."

Untuk itu dia mengharapkan ke depannya bisa dilakukan pembahasan mengenai permasalahan dan penentuan KPI perusahaan agar dalam pergantian manajemen juga menjadi lebih jelas. "Jangan sampai nanti MIND ID diganti lagi, Bapak disapu semua," tandasnya. {cnbc}

fokus berita : #Maman Abdurrahman