31 Januari 2022

Akbar Tandjung Instruksikan Elite Partai Dongkrak Perolehan Kursi Parlemen Golkar

Berita Golkar - Dewan Kehormatan Partai Golkar menginstruksikan para elite partai di seluruh tingkatan untuk menaikkan perolehan kursi di Parlemen. Perintah itu berdasarkan surat Nomor 002/DK/GOLKAR/I/2022 yang ditanda tangani oleh Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tandjung dan Sekretaris DK Anwar Arifin yang dikutip Minggu (30/1/2022).

Surat yang ditembuskan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar dan Sekretaris Jeneral DPP Partai Golkar tersebut juga mengingatkan para pimpinan Golkar, bahwa DPP menghendaki agar partai yang didirikan pada 20 Oktober 1964 tersebut dapat menjadi pemenang Pemilu 2024.

“Syukur-syukur partai Golkar dapat memenangkan Pemilu 2024, sebagaimana dialami pada Pemilu 2004 (20 tahun lalu), di mana pada waktu itu Ketua Umum DPP Partai Golkar adalah Akbar Tandjung,” demikian tertulis dalam surat itu.

Baca Juga: Kondisinya Tak Layak, Cen Sui Lan Desak Menteri PUPR Segera Renovasi Pasar Baru Tanjungpinang

Kilas balik Pemilu di 2004, Partai Golkar menjadi pemenang Pemilu dengan perolehan 128 kursi, PDIP mendapatkan 109 kursi. Keberhasilan itu tersebut dicatat oleh DK Golkar karena pada Pemilu 1999, PDIP mendapatkan 153 kursi (33,74% suara).

Namun, sejak 2004, Golkar mengalami penurunan jumlah suara dan kursi Partai Golkar di DPR. Hal ini menjadi catatan di surat yang ditanda-tangani oleh politisi senior di Golkar tersebut. Pada Pemilu 2009 jumlah kursi Partai Golkar di DPR tercatat sebanyak 106, lalu turun lagi menjadi 91 kursi pada pemilu 2014, dan 85 kursi pada pemilu 2019.

Namun, DK tetap bersyukur karena Partai Golkar tetap menjadi partai terbesar kedua di DPR pada pemilu 2019, sehingga partai tersebut masih mendapat posisi-posisi strategis kepemimpinan di DPR, misalnya Wakil Ketua DPR Lodewijk F. Paulus dan Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Baca Juga: Ikhtiar Cari Calon Pemimpin 2024, Ridwan Hisyam Deklarasi Gerakan 234

Surat itu juga menegaskan agar seluruh elemen dan mesin partai bergerak, mengingat memasuki tahun 2022, berarti waktu efektif persiapan pemilu tinggal dua setengah tahun lagi (2022 dan 2023 hingga hari-H pemilu 2004).

“Kami selaku Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar selaras dengan tekad DPP Partai Golkar untuk menjadikan Partai Golkar sebagai Pemenang Pemilu 2024, mengingatkan kepada seluruh jajaran DPD I dan DPD II Partai Golkar di seluruh Indonesia agar mulai melakukan persiapan-persiapan dalam rangka menghadapi Pemilu 2024,” demikian tulis surat tersebut. {realitarakyat}

fokus berita : #Akbar Tandjung