02 Februari 2022

Revitalisasi Peran Dan Bangkitkan Idealisme Pemuda Generasi Bangsa Atasi Krisis Kepemimpinan

Berita Golkar - Krisis kepemimpinan adalah salah satu penyebab utama dari berbagai permasalahan yang terjadi di negeri ini. Keadilan, kemiskinan, pandemi Covid-19, korupsi, rendahnya kualitas pendidikan sumber daya manusia dan keputusan/ kebijakan sepihak tanpa taat asas merupakan contoh dari permasalahan yang diakibatkan dari krisis kepemimpinan.

Peran serta pemuda sangat dibutuhkan untuk bisa menyelesaikan permasalahan maupun mengurangi problematika yang tidak dapat terselesaikan baik sampai saat ini. Pemuda sebagai garda terdepan lokomotif perubahan pemimpin memiliki peran utama dlm menentukan arah perubahan/perbaikan segala aspek kemajuan,menjaga persatuan terutama yg menentukan nasib bangsa republik indonesia.

Seorang pemuda patut memiliki harapan, impian, idealisme, komitmen, kesetiaan, keberanian, kecerdasan dan kritisi. Dengan modal yang sudah dimiliki oleh pemuda bisa mengembangkan diri dengan terjun langsung ke dunia politik maupun yang duduk di instansi pemerintahan guna menciptakan masyarakat adil makmur, mencerdaskan kehidupan bangsa.

Jiwa pemimpin harus tanggap peka terhadap kebutuhan rakyat/ masyarakat inginkan terkini berikut dalam kurun waktu 10 thn s/d 20 thn dengan mengikuti perkembangan dunia digital sekarang ini. Dengan semangat, tekad perjuangan meraih suatu keberhasilan bisa mendapatkan jabatan strategis di lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif dan partai politik.

Namun sangat disayangkan situasi kondisi dinamika politik global yang terjadi adalah: Memperlihat sistem organisasi kepartaian, birokrasi pemerintahan yang tidak berjalan berdasarkan mekanisme, aturan berlaku. Sangat ironis bagi pemuda yang sudah melewati mengikuti tahap awal proses karier harus rela dikorbankan kekuasaan, oligarki, dinasti dengan berbagai cara ditempuh agar bisa tercapai tujuan pribadi atau kelompok.

Marak terjadi kepentingan kekuasan lebih dominan dan diutamakan dari pada kepentingan rakyat atau organisasi. Terhambatnya proses regenasi, banyak pelanggaran, intimidasi, pembunuhan karakter, komunikasi dan tidak bersinergi seluruh lapisan tingkat pusat sampai daerah.

Menghasilkan pemimpin tidak sesuai diterima khalayak umum serta diragukan kualitas, produktif dll. Mari para pemuda bangsa berpedoman sesuai UUD 1945 dan Pancasila tegakan keadilan.

Riko Lodewiyk Lesiangi, Kader Muda Partai Golkar

fokus berita : #Riko Lodewiyk Lesiangi