01 Februari 2022

Gelar Aksi Sosial Besar-Besaran, Golkar Dinilai Serius Garap Suara Partai di Jawa Tengah

Berita Golkar - Partai Golkar dinilai serius menggarap suara masyarakat Jawa Tengah yang menjadi lumbung suara PDIP untuk maju pada Pemilu 2024 mendatang. Diketahui, Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti menyampaikan pernyataan tersebut saat dikonfirmasi pada Minggu (30/1/2022).

Atas pernyataan tersebut ditunjukan dengan berbagai kegiatan aksi sosial di wilayah Jawa Tengah yang dilakukan Partai Golkar. Dikutip dari Tribunnews.com pada Senin (31/1/2022), Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti membenarkan hal tersebut.

Dia mengungkapkan, sejumlah aksi sosial dan pengobatan gratis secara maraton selama tiga hari dilaksanakan Partai Golkar. Diketahui, kegiatan tersebut dilaksanakan secara berturut-turut di beberapa kecamatan Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Baca Juga: Azka Aufary Ramli: Fokusmaker Siapkan Kader Terbaik Lewat #FOKUSUNGGUL

Tak hanya itu, Golkar juga melakukan konsolidasi para Ketua DPD Partai Golkar tingkat Provinsi di seluruh Indonesia. Dikabarkan, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto di Kota Semarang yang telah mengumpulkan para Ketua DPD Partai Golkar tingkat provinsi itu.

Menurutnya, Partai Golkar bisa seruduk kandang Bantern tersebut. "Nampaknya Golkar serius menggarap suara masyarakat Jateng. Bisa dibaca Golkar seruduk kandang Banteng," kata

Ray menilai, potensi Partai Golkar mendapatkan suara di Jawa Tengah cukup besar. Apalagi, jika ini dilakukan secara terus menerus dan turun sampai ke masyarakat Jateng yang paling bawah.

“Suara Jateng bisa keambil Golkar di Pemilu 2024, jika diikuti dengan kerja-kerja politik kader di DPD I dan DPD II secara kontinyu,” ujarnya.

Baca Juga: Satkar Ulama Siap Perjuangkan Aspirasi Ulama, Habaib, Santri dan Umat Islam Ke Golkar

Disisi lain, Ray kurang yakin terkait anggapan bahwa pemilih Jateng adalah pemilih ideologis dan tak akan bergeser memilih partai selain PDIP. Diketahui, sekarang ini pemilih ideoligos tidak sampai 10 persen. Bahkan, 90 persennya suara mengambang dan umumnya masih ada pemilih tradisonal dan rasional.

“Tidak seluruhnya juga di Jateng adalah pemilih ideologis. Sekarang ini pemilih ideoligos tidak sampai 10 persen, 90 persennya suara mengambang, umumnya masih ada pemilih tradisonal dan rasional,” tegasnya.

Selain itu, faktor lain yang membuat Partai Golkar berpeluang mengambil suara masyarakat Jateng di Pemilu 2024 adalah faktor Ganjar Pranowo. Ray berpendapat, Partai Golkar sepertinya melihat adanya hubungan yang tidak harmonis antara PDIP dengan Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Tabur 30 Ribu Ikan ke Danau Toba dan Jalan Sehat Semarakkan Perayaan Natal Golkar Sumut

Hal itu dilihat terkait adanya polemik bakal capres dari banteng moncong putih tersebut. Sebagai informasi, sebagian dari pemilih PDIP di Jateng umumnya orang yang mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres di Pilpres 2024.

Oleh karena itu, jika nantinya ada ketidaksesuaian dengan keinginan dari PDIP, itu artinya Partai Golkar punya potensi untuk meraup suara terbanyak. {tribunnews}

fokus berita : #Ray Rangkuti