12 Februari 2022

Peduli Kebutuhan Nelayan di 4 Kelurahan, Golkar Manggarai Serahkan Pukat Sepanjang 100 Meter

Berita Golkar - Sebagian besar masyarakat di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) berprofesi sebagai nelayan, terutama yang berada di empat kelurahan, yakni Kelurahan Baru, Wangkung, Reo dan Kelurahan Mata Air.

Namun, alat kerja untuk menunjang profesi nelayan ini rupanya belum cukup. Bahkan ada nelayan yang sama sekali belum mempunyai alat seperti pukat. Pukat ini menjadi suatu kebutuhan vital bagi para nelayan untuk mencari ikan sebelum nantinya dipasarkan.

Peduli dengan kebutuhan nelayan itu, Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Manggarai akhirnya menyumbang satu unit pukat dengan panjang kurang lebih 100 meter.

Baca Juga: Tumbuh Positif, Puteri Komarudin Nilai Sinyal Pemulihan Ekonomi RI Makin Kuat

Bantuan pukat tersebut diserahkan langsung oleh kader Golkar Kabupaten Manggarai, Marselinus Pan dan diterima langsung oleh Hendrikus Jehadut selaku keterwakilan masyarakat Kecamatan Reok.

Kepada wartawan, Marselinus Pan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Golkar terhadap kebutuhan para nelayan di Kecamatan Reok.

"Kami menjawab kebutuhan nelayan secara serius. Karena itu Golkar peduli terhadap apa yang belum dimiliki nelayan untuk menunjang profesinya," ujar pria yang digadang-gadang bakal memperkuat Golkar Manggarai di Pileg 2024 mendatang, Sabtu (12/2/2022).

Baca Juga: Bangun Proyek Strategis Daerah Dengan APBD Murni, Airlangga Hartarto Apresiasi Bupati Halteng Edi Langkara

Ia juga mengaku, masyarakat sangat antusias terhadap bantuan ini, sehingga Golkar pun merasa puas dengan apa yang mereka miliki sekarang. Menurutnya, selain rasa peduli, tujuan Golkar memberi bantuan ini untuk membantu ekonomi masyarakat setempat terutama yang berprofesi sebagai nelayan.

"Kami tidak bisa memberi mereka materi uang untuk menunjang ekonomi. Tetapi kami hanya memberi mereka alat penunjang nelayan sehingga mereka pun bisa lancar bekerja untuk menghasilkan uang," ungkap Marsel.

Lebih lanjut advokat Peradi ini menegaskan, bantuan tersebut murni atas dasar kepedulian, bukan karena iming-iming politik. Sehingga ia pun berharap bantuan tersebut dapat digunakan dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga: Kagumi Perjuangan Warga Desa Wadas, Dedi Mulyadi: Wujud Nasionalisme Sesungguhnya

"Pukat ini diberikan sesuai keluhan, bukan karena politik. Pada prinsipnya Golkar peduli dan ingin membantu masyarakat," tandas pria kelahiran 1976 ini.

Ia juga menyampaikan, pukat bantuan ini akan disimpan di Sekretariat Golkar Kecamatan Reok yang nanti kemudian akan dipakai bersama oleh masyarakat. Senada dengan Marsel, salah satu kader Golkar, Yohanes Nembo juga mengatakan hal serupa.

Ia mengatakan, mendapat bantuan pukat ini tidak cukup rumit. Begitu masyarakat mengeluh Golkar langsung meresponnya.

Baca Juga: Dorong Geliat Industri Kopi Daerah, Golkar Jatim Gelar Pelatihan Barista

"Kami memang betul-betul peduli, karena jika melihat masyarakat Kecamatan Reok khususnya yang ada di Kelurahan Baru masih ada yang tinggal kosong. Saya pikir dengan pukat ini mereka juga tergerak untuk bekerja. Ada juga sebagian yang berprofesi di bidang pertukangan. Nah itu juga harus dikembangkan kedepan," katanya.

Pukat ini, kata Dia, akan dipakai bersama, bukan untuk kepentingan pribadi. {telisik}

fokus berita : #Marselinus Pan