15 Februari 2022

Ikuti Jejak Maulana Syaikh, Kader Nahdlatul Wathan Diseru Kembali Ke Pangkuan Golkar

Berita Golkar - Lalu Gede Syamsul Mujahidin bergabung ke Partai Golkar atas restu Ummuna Hj Sitti Raehanun Zainuddin Abdul Majid. Untuk itu, Cucu Pahlawan Nasional TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ini meyerukan kepada kader NW untuk kembali ke Partai Golkar.

“Bukan saja kita harus kembali, tetapi memenangkan Partai Golkar, karena tahun 2024 merupakan pertaruhan di mana Partai Golkar menginjak usia 60 tahun, menuju enam dekade Partai Golkar sesuai pesan Ninik yang saya terima,” ujar Lalu Gede Syamsul Mujahiddin, kemarin.

Diungkapkan, Maulana Syaikh memilih Golkar sebagai haluan politiknya pada 28 September 1970. Sebab itu, pihaknya harus bisa menorehkan sejarah agar Partai Golkar kembali merebut kemenangan dalam Pilpres, Pileg, dan Pilkada, khususnya di NTB.

Baca Juga: Di Bawah Komando Munafri Arifuddin, Ribuan Kader Golkar Makassar Siap Tempur Kembalikan Kejayaan Partai

Untuk mencapai target itu, Gede Syamsul telah melakukan konsolidasi dan melakukan penggalangan masyarakat. “Tahun 2024, saya telah menetapkan target dua kursi DPR RI untuk Dapil NTB II. Sementara untuk pilpres kita juga harus memenangkan pertarungan di bawah komando Saudara Ketua DPD Golkar NTB H. Mohan Roliskana,” tegasnya.

Gede Syamsul megnaku, mengambil langkah mengikuti jejak kakeknya, Maulana Syaikh dari sisi politik. “Ninik mengajarkan ke saya semua peran yang melekat dalam diri partai politik mulia, jika dijalankan sesuai hakikat,” imbuhnya.

Gede Syamsul menambahkan, pada prinsipnya, seluruh fungsi partai politik sangat berarti bagi kehidupan negeri jika diimplementasikan bukan untuk kepentingan diri sendiri, berfungsi sebagai pabrik pemimpin bangsa. Lewat partai politik, calon-calon pejabat publik digodok agar punya kemampuan hebat untuk melayani rakyat.

Baca Juga: Bukti Cinta Pada Warga Sikka, Melchias Mekeng Serahkan 2 Traktor Roda 4 dan 12 Mesin Pemipil Jagung

Melalui partai politik, para kandidat penyelenggara negara ditempa agar punya kapasitas mengelola negara secara paripurna. Sudah saatnya seluruh partai politik memperkuat kelembagaan dan mengubah diri agar mampu memainkan fungsinya secara optimal sehingga kepercayaan rakyat meningkat. “Sebagai kunci dan pilar demokrasi,” pungkasnya. {radarlombok}

fokus berita : #Lalu Gede Syamsul Mujahiddin #Maulana Syaikh