15 Februari 2022

Viral! Bupati Karanganyar Juliyatmono Minta Warga Jangan Pedulikan Omicron, Anggap Sudah Tak Ada

Berita Golkar - Media sosial Facebook dihebohkan dengan video berisi pidato Bupati Karanganyar, Juliyatmono, yang meminta warga menganggap COVID-19 varian Omicron tidak ada. Video tersebut dibagikan akun Facebook Faiz Alfatih di Grup 'Budidaya Kambing Sukoharjo Makmur', Selasa (15/02/2022).

Dalam video berdurasi 1 menit 34 detik itu, Juliyatmono terekam tengah memberikan sambutan berbahasa Jawa di acara pernikahan. Di awal video, pria yang akrab disapa Yuli ini berharap agar semua tamu sehat.

"Mugi-mugi sehat sedaya, yang penting dijaga awake dhewe-dhewe ngono wae ya. Ora usah gagas Omicron opo gagas COVID, anggepen wis ora enek (Semoga sehat semua, yang penting badannya dijaga sendiri-sendiri. Tidak usah mempedulikan Omicron atau COVID, anggap saja sudah tidak ada)," kata Yuli.

Baca Juga: Di Bawah Komando Munafri Arifuddin, Ribuan Kader Golkar Makassar Siap Tempur Kembalikan Kejayaan Partai

Menurutnya, Omicron mirip flu biasa.

"Omicron iki kayak pilek-pilek biasa. Ora usah ngapa-ngapa, nek enek sing pilek ning omah, ora usah priksa ning ngendhi-ngendhi sik. Telung dina madhang wareg, dhuwe duit, sehat karepe dhewe. (Omicron itu seperti pilek biasa. Tidak usah ngapa-ngapain, kalau ada yang flu di rumah, tidak usah periksa ke mana-mana dulu. 3 hari makan kenyang, punya uang, sehat dengan sendirinya)," lanjut dia.

Pemakaian masker pun, disebut Yuli hanya sebatas formalitas. "Buat pantas-pantas ya pakai masker gitu aja. Insya Allah Omicron itu seperti pilek biasa.”

Meski demikian, orang nomor satu di Karanganyar tetap berpesan agar masyarakat selalu menjaga kesehatan. Pesan itu juga disampaikannya, saat menyinggung soal pembelajaran tatap muka (PTM).

Baca Juga: Misbakhun Desak Kemenkeu Segera Bayar Tagihan Pasien COVID-19 Tahun 2021 Sebesar Rp.23 Triliun

"Kalau ada yang flu di rumah dulu, istirahat. Nggak usah ngapa-ngapain, pamit dulu di sekolahan. Memang sudah lama libur, kalau di rumah terus judeg (jenuh). Anak-anak juga inginnya masuk, kalau nggak masuk nggak dapat uang saku. Saya doakan semua sehat," kata Yuli.

Sementara itu saat dimintai konfirmasi Bengawan News melalui pesan singkat maupun telepon, Yuli belum memberikan respons. {kumparan}

fokus berita : #Juliyatmono