16 Februari 2022

Ramai Polemik Wayang, Ferdiansyah: Kewajiban Kita Jaga Warisan Adiluhung Budaya Bangsa

Berita Golkar - Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah menyayangkan pernyataan Ustaz Khalid Basalamah dalam sebuah konten video tentang wayang. Pasalnya, konten video tersebut memantik kemarahan dari masyarakat khususnya pencinta seni tradisional di Tanah Air. Bahkan beberapa kelompok masyarakat berniat melaporkan Ustaz Khalid ke Kepolisian.

"Wajar jika masyarakat marah. Pertama, wayang ini sudah menjadi warisan adiluhung bangsa Indonesia. Bahkan sudah menjadi salah satu warisan budaya dunia menurut UNESCO yang ditetapkan pada 7 November 2003," kata Ferdiansyah dalam keterangan tertulis, Rabu (16/2/2022).

Kedua, lanjut Ferdiansyah, wayang ini tradisi budaya yang mengajar kebaikan, nasihat dan budi pekerti. "Bahkan wayang digunakan untuk menyebarkan agama Islam pada mula-mula masuknya Islam di Pulau Jawa. Hingga kini wayang juga masih digunakan untuk berdakwah," ujarnya.

Baca Juga: Sekjen DPP Golkar Lodewijk Paulus Nilai Pernyataan ARB Bukti Pencapresan Airlangga Sudah Final

Anggota Fraksi Partai Golkar dari Dapil Jawa Barat XI itu melihat peran wayang sebagai pembawa atau penyampai pesan universal kebaikan-kebaikan dan nasihat yang sarat makna filosofis. "Ini harus menjadi kewajiban bangsa Indonesia menjaga sebagai warisan budaya dunia yang dimiliki oleh Indonesia," ungkapnya.

Ketiga, dalam wayang ini terdapat industri kreatif yang menghidupi jutaan masyarakat di Indonesia. Mulai dari wayang golek, wayang kulit hingga seni wayang orang.

"Bahkan wayang juga bisa menjadi destinasi pertunjukan bagi wisatawan, sehingga bisa menggerakkan perekonomian dalam rangka turut berpartisipasi dalam pemulihan ekonomi nasional," jelas Ferdiansyah.

Baca Juga: Bamsoet Dukung Gagasan Pembentukan Bursa Kripto di Indonesia

Ia kemudian juga menjelaskan bahwa setiap ada pertunjukan wayang di suatu daerah, penggiat industri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga ikut menikmati hasilnya.

"Dari budaya wayang terdapat industri kecil yang ikut bergerak mulai dari pengrajin wayang, pengrajin busana, gamelan, dan barang seni lainnya. Sangat banyak orang yang menggantungkan hidupnya dari wayang. Mulai dari dalang, sinden, penabuh gamelan dan sebagainya," ungkap Ferdiansyah.

Bahkan, lanjutnya, wayang atau pendalangan jadi salah satu jurusan atau program studi beberapa sekolah tinggi seni di Tanah Air. "Wayang ini sudah menyatu dengan masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa dan Sunda," katanya.

Baca Juga: Selaras Ketua Wanbin Aburizal Bakrie, Gandung Pardiman: Golkar DIY Siap Amankan Airlangga dan Partai Dari Penggembosan

Oleh karena itu, dengan berbagai nilai positif wayang di Tanah Air, Ia sangat menyayangkan jika ada pihak-pihak yang mengatasnamakan agama ingin memusnahkan wayang. Padahal di zaman dulu wayang dipakai oleh Sunan Kalijaga untuk menyebarkan agama Islam.

"Saya harap mereka lebih berhati-hati dan bijak dalam membuat pernyataan. Harus bisa membedakan antara budaya dan agama, sehingga tidak melukai masyarakat," pungkasnya. {detik}

fokus berita : #Ferdiansyah