17 Februari 2022

Survei ARCI Jelang Pemilu 2024: Elektabilitas Golkar Posisi 4 Di Jatim Dengan 10,1 Persen

Berita Golkar - Lembaga Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) mengeluarkan hasil survei terbaru mereka terkait potret elektabilitas partai politik di Jawa Timur. ARCI memotret kecenderungan warga Jawa Timur di momen dua tahun menjelang Pemilu 2024 dengan pertanyaan jika Pileg digelar saat ini.

Dari rentang pertengahan hingga akhir Januari 2022, yang dipotret disurvei di posisi lima besar partai politik ada PKB (23,6 persen), PDI Perjuangan (17,1 persen), Gerindra (15,2 persen) Golkar (10,1 persen) dan Partai Demokrat (8,2 persen).

Survei tersebut dilakukan pada 15-27 Januari 2022 dengan melibatkan 1200 responden warga Jawa Timur dengan metode multistage random sampling. Dengan margin of error sebesar ± 3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca Juga: Ramai Polemik Wayang, Ferdiansyah: Kewajiban Kita Jaga Warisan Adiluhung Budaya Bangsa

Direktur Eksekutif ARCI Baihaki Sirajt menyebutkan dari temuan survei yang menarik adalah pergerakan Partai Gerindra yang naik jika dibandingkan hasil survei di Oktober 2021. "Saat itu Partai Gerindra di angka 13,5 persen," kata Baihaki di Surabaya, Rabu (16/2/2022).

Tren tersebut dipengaruhi beberapa faktor. Menurut Baihaki, pada survei sebelumnya, Gerindra lemah di segmen millenial dan emak-emak di Jawa Timur. Namun saat ini, Gerindra mulai menguat di segmen milenial.

Tinggal segmentasi emak-emak yang perlu terus dimaksimalkan untuk semakin memperkuat. Jika tren ini dapat ditingkatkan, Baihaki menilai tentu peluang menempel PDI Perjuangan terus terbuka lebar. "Sekarang segmen millenial sudah mulai mengarah, tinggal emak-emaknya," jelas Baihaki.

Baca Juga: Ketua Golkar Jatim, Sarmuji: Wayang Sejak Lama Jadi Sarana Edukasi dan Dakwah

Di sisi lain, pada survei tersebut didapati responden yang memilih belum menjawab/tidak tahu masih cukup tinggi yaitu di angka 7,52 persen. Angka itu juga terbilang meningkat dibanding survei mereka sebelumnya pada September 2021 yang berada di angka 4,42 persen. {tribun}

fokus berita : #Baihaki Sirajt