18 Februari 2022

Pilpres 2024 Diprediksi Bisa Satu Putaran Jika Airlangga Dipasangkan Dengan Ganjar Pranowo

Berita Golkar - Modal elektabilitas Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, yang tinggi berpotensi besar memenangkan Pilpres 2024, apalagi jika dipasangkan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Begitu analisis pengamat politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sukri, menanggapi survei terbaru Indonesia Network Election Survey (INES).

Menurutnya, survei INES yang menunjukkan tingkat keterpilihan Airlangga paling banyak, yaitu sebesar 10,7 persen jika pilpres digelar hari ini, memberikan gambaran positif bagi sang tokoh.

Baca Juga: Disusun Sungguh-Sungguh, Hetifah Harap Implementasi UU Keolahragaan Dilakukan Optimal

Sukri tidak memungkiri, keterpilihan Airlangga yang tinggi tersebut disebabkan kerja-kerja nyata yang dilakukannya, baik di pemerintahan maupun di partai politik.

"Wajar jika survei Indonesia Network Election Survey (INES) dan sejumlah lembaga survei mengunggulkan Menko Perekonomian ini menempati urutan pertama calon presiden pada Pilpres 2024," ujar Sukri dalam keterangannya, Jumat (18/2).

Akan tetapi, Sukri memandang tingkat keterpilihan capres akan lebih tinggi apabila sosok yang dipilih mendampinginya sebagai cawapres juga memiliki tingkat keterpilihan yang tinggi.

Dia melihat dari survei INES, sosok yang memiliki tingkat keterpilihan tertinggi setelah Airlangga adalah Ganjar, yakni sebesar 9,7 persen.

Baca Juga: Subhi Optimis Golkar Bakal Rebut Kembali Kejayaan Di Kabupaten Donggala

"Pilpres bisa hanya satu putaran jika Airlangga disandingkan dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Karena kedua tokoh popularitasnya lagi sama-sama naik daun, dan berpotensi menjadi pendulang suara," jelasnya.

Meski begitu, Sukri melihat dinamika politik ke depan masih akan cair, karena pilpres baru akan digelar dua tahun lagi. Sehingga, waktu konsolidasi partai politik masih cukup panjang. "Dalam kurun waktu itu pihak lain atau rival-nya tentu juga akan berusaha memenangkan kontestasi," katanya.

Belum lagi, lanjut Sukri, sejauh ini nama Ganjar belum mendapat restu dari PDI Perjuangan untuk maju Pilpres 2024. "Masih panjang perjalanan, namun dari peluang sangat terbuka karena kedua parpol adalah pemenang pemilu," demikian Sukri. {rmol}

fokus berita : #Sukri #Airlangga Hartarto #Ganjar Pranowo