23 Februari 2022

Innalillahi! Kabar Duka Cita Dari Dedi Mulyadi, Ayahanda Tercinta Meninggal Dunia

Berita Golkar - Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, kabar duka datang dari anggota DPR RI, Dedi Mulyadi. Pasalnya ayah Dedi Mulyadi, Sahlin Ahmad Suryana meninggal dunia usai menjalani serangkaian perawatan karena penyakitnya. Kabar duka cita tersebut disampaikan Dedi Mulyadi melalui akun Instagramnya.

"Inalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, pada hari ini kami telah kehilangan seorang yang kami cintai yang kami sayangi sosok tauladan kami sekeluarga, yang memberikan inspirasi yang telah membesarkan anak penuh cinta," ujar Dedi Mulyadi melalui video yang di-posting akun Instagram @dedimulyadi71 seperti dikutip Kabar Banten, Selasa 22 Februari 2022.

Dedi Mulyadi mengatakan bahwa sosok ayahnya lahir pada tahun 1930. Ia kemudian tumbuh menjadi seorang tentara yang membela negaranya. "Beliau adalah seorang ksatria jujur yang senantiasa memberikan komitmen untuk mencintai bangsa secara utuh," ucapnya.

Baca Juga: Athaillah Hasbi: Pancasila Penangkal Paham Radikal Yang Tak Sesuai Kepribadian Bangsa

Politikus Golkar itu pun memohon kan maaf untuk sang ayah apabila ada kesalahan selama hidupnya. "Mohon doanya semoga beliau pulang dalam keadaan bahagia penuh cinta menemui Allah SWT," katanya.

"Selamat jalan ayah tercinta perjalanan indah telah ayah tunaikan sepanjang masa, ketauladan telah ayah contohkan, doa kami mengiringi Kepergian ayah," sambung Dedi Mulyadi.

Tak lupa Dedi Mulyadi mengucapkan banyak terimakasih kepada sejumlah pihak yang telah membantu nya. Terutama dua rumah sakit yang telah merawat ayahnya selama sakit sekitar 1,5 bulan, yakni RS Siloam Purwakarta dan RSPAD Jakarta

Baca Juga: Nilai Andi Widjajanto Tepat Jadi Gubernur Lemhannas, Bobby Rizaldi: Semoga Tak Berpolemik

"Terimakasih RSPAD Jakarta, RS Siloam Purwakarta, para dokter perawat dan semua yang telah merawat ayah saya 1,5 bulan," katanya.

Ayah Dedi Mulyadi sempat hendak menjalani operasi di RSPAD namun kemudian kondisi tubuhnya menurun, dan tidak memungkinkan untuk dilakukan Operasi. Akhirnya ia pun dibawa ke RS Siloam Purwakarta. Di tempat tersebut sang ayah meninggal dunia.

Sebagaimana diketahui bahwa ayah Dedi Mulyadi adalah seorang pejuang di masa kolonial Belanda. Ayah Dedi Mulyadi merupakan pensiunan prajurit kader yang berhenti bertugas pada usia 28 tahun karena sakit akibat diracun oleh mata mata tentara kolonial. {kabarbanten}

fokus berita : #Dedi Mulyadi #Sahlin Ahmad Suryana