24 Februari 2022

Mudahkan Transaksi, Misbakhun Ajak Masyarakat Pasuruan Gunakan Aplikasi QRIS Buatan BI

Berita Golkar - Bank Indonesia (BI) menargetkan sebanyak 15 juta merchant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai menggunakan Quick Response Indonesia Standart (QRIS) pada 2022.

BI terus mendorong perluasan digitalisasi UMKM sebagai bagian dari upaya pemberdayaan UMKM, di samping melakukan klasterisasi, pelatihan kewirausahaan, dan mempermudah akses UMKM kepada perbankan.

Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengajak konstituennya di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, memanfaatkan Quick Response Indonesia Standard (QRIS). Menurutnya, aplikasi buatan Bank Indonesia (BI) itu akan memudahkan warga bertransaksi secara aman.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia: Pemindahan Ibukota Penegasan Jokowi Pada Gagasan Pemimpin Sebelumnya

“BI membangun sistem pembayaran digital yang sangat kuat untuk menopang daya dukung teknologi yang memadai supaya sistem keamanannya terjamin,” ujar Misbakhun, Kamis (24/2).

Legislator Partai Golkar itu menegaskan masyarakat yang memanfaatkan QRIS akan memperoleh banyak keuntungan. Selain memudahkan transaksi, kata Misbakhun, QRIS juga mementingkan keamanan penggunanya.

“Yang pasti bapak dan ibu sekalian tidak akan kecopetan uang atau dompet. Yang perlu dijaga dan diwaspadai, ya, handphone bapak ibu sekalian, karena semuanya tersimpan di situ, termasuk tabungan QRIS-nya,” imbuhnya.

Baca Juga: Maman Abdurrahman: Industri Tepung Terigu Harus Berkontribusi Terhadap Pemberdayaan UMKM

Wakil rakyat asal Jawa Timur II yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo itu menjelaskan pandemi Covid-19 mengubah banyak perilaku masyarakat, termasuk dalam bertransaksi. Menurut Misbakhun, BI mengantisipasi hal itu dengan melakukan digitalisasi. “Maka dari itu, BI merancang sistem pembayaran digital QRIS ini,” jelasnya.

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu menuturkan sistem QRIS sangat membantu para pelaku pariwisata, seperti di Desa Wisata Pleret, Kecamatan Pohjentrek. Di desa itu Dam Pleret yang kini menjadi destinasi penyuka wisata air.

“Saya juga sudah memasukkan sistem QRIS ini di Pasar Besar Kota, Pasar Karang Ketug, dan Pasar Kebon Agung di Kabupaten Pasuruan. Tiga pasar itu jadi percontohan sistem QRIS di daerah ini,” tuturnya pada awak media mengakhiri perbincangan. {mediaindopos}

fokus berita : #Misbakhun