25 Februari 2022

Gandeng BMKG Maritim, Muhammad Fauzi Gelar Sekolah Lapang Cuaca Untuk Nelayan Luwu Utara

Berita Golkar - Sejumlah kelompok nelayan di Kabupaten Luwu Utara mengikuti sekolah lapang cuaca yang digelar BMKG Maritim Makassar, Kamis (24/2/2022) di Aula Balai Latihan Kerja Tanalili. Penyelenggaraan sekolah lapang cuaca nelayan ini salah satunya berkat aspirasi anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Golkar, Muhammad Fauzi, yang juga sekaligus hadir membuka kegiatan.

Fauzi mengaku senang bisa hadir di tengah-tengah para nelayan. Ia menyampaikan, Indonesia bisa dikatakan masuk dalam kategori supermarket bencana. Artinya, berbagai jenis bencana terjadi di Indonesia.

"Kita harus siap dalam menghadapi kemungkinan-kemungkinan bencana tersebut. Dalam menghadapi kemungkinan tersebut tentunya harus dilakukan persiapan, salah satunya dengan sekolah lapang cuaca nelayan ini, sehingga kemampuan nelayan kita dalam merespon cuaca bisa lebih baik lagi,” kata Fauzi dalam siaran persnya.

Baca Juga: Mudahkan Transaksi, Misbakhun Ajak Masyarakat Pasuruan Gunakan Aplikasi QRIS Buatan BI

Fauzi menyebutkan, sebagian besar nelayan masih melakukan penangkapan ikan dengan cara tradisional. Cara tersebut menurut dia akan lebih baik lagi jika dipadukan dengan kemajuan teknologi. Sehingga tangkapan ikan nelayan lebih maksimal.

"Setelah dari sini, ilmu yang kita dapat bisa segera dipraktikan, sehingga melaut bisa lebih aman dan kembali ke rumah dengan selamat,” jelas Fauzi.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah, Armiady yang mewakili Bupati Luwu Utara mengucapkan terima kasih kepada BMKG dan anggota DPR RI Muhammad Fauzi karena memfasilitasi nelayan mengikuti sekolah lapang cuaca nelayan (slcn).

Baca Juga: Pengajian Al-Hidayah Janji All Out Menangkan Golkar dan Airlangga Hartarto Pada 2024

Menurut Sekda, nelayan harus tahu kondisi cuaca untuk keselamatan pelayaran. Apalagi di Luwu Utara banyak nelayan yang menggunakan kapal kecil yang sangat tergantung pada cuaca.

"Kami sampaikan juga bahwa pada tahun 2021 juga telah dilakukan upaya perlindungan nelayan dalam bentuk bantuan premi Asuransi Nelayan bekerja sama dengan BPJS ketenagakerjaan melalui anggaran APBD Kabupaten Luwu Utara terhadap 1.666 Nelayan.

Melalui program ini bertujuan agar berlayar menjadi aman. Seperti halnya sekolah lapang cuaca untuk nelayan hari ini yang bertujuan agar pelayaran menjadi aman karena keselamatan warga dalam hal ini nelayan dalam mencari nafkah,” ujar Armiadi.

Baca Juga: Soal Kans Bambang Susantono Jadi Kepala Otorita IKN, Zulfikar Arse Sadikin: Sesuai Kebutuhan

"Harapannya agar pertemuan ini dapat dijadikan sebagai sumber ilmu pengetahuan di sektor kelautan dan perikanan dan dapat, membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Luwu Utara, khususnya bagi nelayan dan keluarganya,” tutur Armiadi.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Luwu Utara, Basir, para anggota DPRD Luwu Utara, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Paotere Makassar, Irwansyah Nasution, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Luwu Utara, Muharwan, Kepala Stasiun Meteorologi Andi Djemma,

Winarno Nurdiyanto, serta Camat Tanalili, Andi Suryati. Hadir pula melalui daring Deputi bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, serta Kepala pusat meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo {makassar.sindonews}

fokus berita : #Muhammad Fauzi,