01 Maret 2022

Azis Samual Diperiksa 7 Jam di Polda Metro Jaya Terkait Kasus Pengeroyokan Haris Pertama

Berita Golkar - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memeriksa politisi Partai Golkar Azis Samual terkait kasus pengeroyokan terhadap Ketua DPP KNPI Haris Pertama, Selasa (1/3/2022). Pemeriksaan terhadap Azis Samual dilakukan sejak tiba di Polda Metro Jaya pada pukul 09.42 WIB.

Kehadiran Azis, tidak terpantau awak media dan hanya diketahui dari daftar buku tamu Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Hingga pukul 16.30, Azis belum tampak keluar dari ruang penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, mengatakan bahwa Azis telah memenuhi panggilan kepolisian. Menurut Zulpan, Azis masih menjalani pemeriksaan. "Azis Samual hari ini datang ke Polda Metro Jaya dan sedang menjalani pemeriksaan," kata Zulpan, Selasa (3/2/2022).

Baca Juga: Demi Nama Baik Indonesia, Ahmed Zaki Iskandar Minta Formula E Diselenggarakan Sesuai Prosedur

Azis Samual dipanggil sebagai saksi dalam kasus pengeroyokan yang dialami Ketua KNPI Haris Pertama. Pengembangan kasus pengeroyokan yang terjadi di Restoran Garuda Cikini pada Senin (21/2/2022) lalu ini juga telah menetapkan 5 orang tersangka.

Dalam surat pemanggilan yang didapat, mantan Caleg dari partai Golkar itu akan dipanggil untuk diperiksa pada 29 Februari 2022. Melalui panggilan itu Azis dipanggil untuk diperiksa Unit 2 Subdit Umum/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Surat pemanggilan itu tertuang dalam Spgt/1739/II/2022/Ditreskrimum. Dalam proses penyidikan sementara, Polda Metro Jaya telah menangkap tiga tersangka yakni NS alias Bram, JT alias Johar, dan SS pada 22 Februari 2022.

Baca Juga: Innalillahi. Mantan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah Meninggal Dunia

Dari jumlah itu, dua orang berinisial NS dan JT berperan melakukan eksekusi terhadap Haris. Sementara itu, tersangka SS merupakan orang yang menyuruh keempat tersangka lainnya untuk mengeroyok korban dan berada di lokasi.

Adapun tersangka lain bernama Irfan telah menyerahkan diri pada 24 Februari 2022. Irfan diketahui turut serta mengeroyok Haris Pertama bersama MS dan JT atas perintah SS. Penyidikan sementara para eksekutor dijanjikan uang Rp 1juta untuk mengeroyok Haris yang diperintahkan oleh SS.

Terbaru, tersangka atas nama Harvi juga telah menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Zulpan menyebut, Harvi menyerahkankan diri pada 27 Februari 2022. {wartakota.tribunnews}

fokus berita : #Azis Samual