07 Maret 2022

Kabar Duka! Tokoh Karate Indonesia dan Senior Golkar, Anton Lesiangi Tutup Usia

Berita Golkar - Keluarga Besar Cabang Olahraga Karate Indonesia berduka. Saiko Sihan Dr. Anton Lesiangi, salah satu tokoh yang mengembangkan karate di tanah air melalui perguruan karate Lemkari dikhabarkan tutup usia pukul 9.40 Senin 7 Maret 2022.

Kabar berpulangnya Anton Lesiangi cepat merebak di beberapa grup WA. Disebutkan Anton dikabarkan telah tiada, setelah menjalani upaya pengobatan di salah satu RS di Jakarta. Dari WA Grup PB Lemkari kabar duka itu langsung direspon ucapan duka. Ketua Umum PB Lemkari, Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa, SIP, MH turut mengucapkan turut belasungkawa dalam WA Grup itu.

Almarhum Anton Lesiangi adalah pendiri perguruan karate Lembaga Karate-do Indonesia (Lemkari) yang berlambang harimau. Beliau di tahun 1962 menempuh pendidikan di KEIO University Jepang atas beasiswa dari pemerintah Jepang.

Di saat masih menjadi mahasiswa beliau diberi amanat serta mandat dari beberapa tokoh Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk melatih TNI/POLRI yang saat itu tidak ada program olahraga bela diri. Itu sebabnya banyak di antara murid Lemkari juga anggota TNI/POLRI maupun khususnya pasukan elite RPKAD.

Anton Lesiangi juga pernah aktif di dunia politik Indonesia dan tergabung di Partai Golkar. Alumnus KEIO University Jepang itu kini telah kembali ke keabadiannya. Selamat jalan Saiko Sihan Anton Lesiangi, Guru Besar Perguruan Karate Lemkari. semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Sementara itu Wakil Ketua Umum PB Lemkari, Sihan Drs H Firdaus Ilyas, MM, Karateka DAN VII menjelaskan bahwa memasukik Usia Lemkari ke 50 pada 12 September 2022 mendatang, Salah Seorang Pendiri lemkari Dr.Anton lesiangi pada pukul 09.45 Wib memang telah dikabarkan meninggal di RS. Cipto Jakarta.

"Dalam perjalanan sejarah perkaratena nasional, Alm Anton Lesiangi bersama Alm Dr. Karyanto, DR Agustar Idris telah mendirikan Lembaga karate-do Indonesia (Lemkari) Tgl 12 September 1972 di Pandaan Jawa timur," ujarnya.

Selanjutnya Firdaus Ilyas menjelaskan, di Saat Seiko Anton jadi ketua Dewan guru PB.lemkari Periode 2011- 2016, dirinya merupakan salah satu anggota dewan guru. "Sihan Anton tipe kepemimpinanya keras, disiplin dan juga pemaaf, selamat jalan guru besar kami," ujar Firdaus.

Anton Lesiangi
Sebagai pampasan perang dan balas budi, salah satu yang dijalankan oleh Jepang ialah pemberian biaya pendidikan bagi pemuda pemuda Indonesia yang mau belajar ilmu dan pengetahuan. Mahasiswa Indonesia dari Jepang seperti Setyo Haryono (pendiri Gojukai), Anton Lesiangi, Sabeth Muchsin dan Chairul Taman yang turut mengembangkan karate di tanah air.

Disamping mantan Mahasiswa mahasiswa tersebut di atas orang-orang Jepang yang datang ke Indonesia dalam rangka usaha telah pula ikut memberikan warna bagi perkembangan karate di Indonesia. Mereka-mereka ini antara lain: Matsusaki (Kushinryu-1966), Ishi (Gojuryu-1969), Hayashi (Shitoryu-1971) dan Oyama (Kyokushinkai-1967).

Tokoh Karate dan Politisi Golkar
Dari sekian Mahasiswa yang pulang dari Jepang, mungkin hanya Anton Lesiangi yang kiprahnya terjejak juga dalam perpolitikan Indonesia, dengan masuk sebagai kader Partai Golongan Karya (Golkar) Kiprahnya ini sampai mengantarkannya masuk sebagai anggota DPR RI, Beliau memulai debutnya duduk di parlemen menjadi anggota DPR/MPR RI tahun 1982 Fraksi Karya Pembangunan (FKP) Golongan karya.

Sepak terjangnya dalam berpolitik pun sangat menarik karena mengedepankan nilai nilai luhur solidaritas tinggi, serta saat menjadi politisi ini yang juga terkenal sangat kritisi bila ada setiap kebijakan atau keputusan yang tidak berpihak kepada rakyat.

DR. Anton Lesiangi. SE di tahun 1962 menempuh pendidikan di keio university negeri Jepang atas beasiswa dari pemerintah jepang di saat masih menjadi mahasiswa beliau di berikan amanat serta mandat dari beberapa Tokoh Jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar Mengambil cabang olahraga karate untuk melatih TNI/POLRI yang saat itu tadak ada program olahraga bela diri para anggota TNI/POLRI khusus nya Para pasukan elite (RPKAD).

DR. Anton Lesiangi memberikan pesan pada para kaum milenial agar memberikan yang terbaik terhadap bangsa juga negara berupa pemikiran dikritis serta ikuti degan tindakan nyata buat kesejahteraan rakyat indonesia.

Masa dimana saatnya Milenial untuk berani tampil, berkaca dari pengalamannya yang dulu belajar ke Jepang dengan kondisi seadannya, meski demikian bisa berkontribusi buat Bangsa, Milenial jangan sampai kalah untuk memberikan yang terbaik, apalagi tantangan kedepan semakin kompetitif.

fokus berita : #Anton Lesiangi