15 Maret 2022

Nusron Wahid: Yang Berhak Mengelola Hutan Adalah Warga Nahdlatul Ulama

Berita Golkar - Wakil ketua umum PBNU, Nusron Wahid sebut warga Nahdlatul Ulama adalah pihak yang berhak mengelola hutan. Pernyataan tersebut disampaikan olehnya melalui pidato di salah satu acara PBNU.

Dalam pidatonya, Nusron Wahid menjelaskan peran PBNU terhadap hutan dan isu kelapa sawit, ia menjelaskan bahwa PBNU tidak hanya mengurusi pengajian, karena 80 % petani kelapa sawit adalah warga NU.

Selain itu, hutang menjadi permasalahan masyarakat, sehingga menurutnya NU harus membahas hal-hal tersebut serta mengurusnya.

Baca Juga: Hasil Survei Keterpilihan Caleg DPR RI di Sumbar: Darul Siska 1,8 Persen, John Kenedy Azis 9,1 Persen

Kemudian, pidato tersebut diunggah oleh channel youtube TVNU Televisi Nahdlatul Ulama, dengan judul ‘Kenapa Warga NU Harus Diurus Pengurus NU?’, sebagaimana dilansir pada Senin, 14 Maret 2022.

“Kenapa NU kok ngurusin lingkungan hidup sama ngurusin hutan? karena lagi-lagi masyarakat di sekitar hutan,” ujar Nusron Wahid menjelaskan.

“Dan yang berhak mengelola hutan mayoritas adalah warga Nahdlatul Ulama, ini kira-kira kenapa kita harus mengurus ini,” ujar Nusron Wahid melanjutkan.

“Kenapa demikian? karena warga NU di pulau Sumatera paling besar adalah petani dan bersentuhan dengan hutan,” ujar Nusron Wahid melanjutkan.

Baca Juga: Sambangi DPP LDII Bersama Singgih Januratmoko, Endang Maria Astuti: Karakter Gotong Royong Kita Mulai Pupus

Menurut Nusron Wahid, warga NU paling banyak itu berurusan dengan hutan, kelapa sawit dan lingkungan hidup, sedikit sekali yang berkaitan dengan gedung-gedung.

“Sedikit sekali warga NU yang berurusan dengan gedung-gedung bertingkat, paling-paling hanya pak Aswandi, orang Sumatera yang bersentuhan dengan gedung bertingkat,” ujar Nusron Wahid melanjutkan.

“Tapi paling banyak bersentuhan dengan hutan dan petani sama lingkungan,” ujar Nurson Wahid menandaskan. {makassar.terkini}

fokus berita : #Nusron Wahid