15 Maret 2022

Cetak Wirausaha Baru, Gandung Pardiman Gandeng Kemenperin Gelar Bimtek Industri Kecil Menengah di Gunungkidul

Berita Golkar - Kementrian Perindustrian bersama anggota Komisi VII DPR RI Gandung Pardiman menggelar bimbingan teknis wirausaha baru industri kecil menengah ( IKM ) di GPC Sport Centre Ponjong Gunungkidul Yogyakarta, Selasa ( 15/3/2022).

Kepala Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik Kementerian Perindustrian Dra Hendra Yetty MSi mengatakan kegiatan ini merupakan upaya untuk mencetak wirausaha baru di Gunungkidul. Kementerian Perindustrian memiliki target mencetak 4.000 pelaku usaha baru di Indonesia.

”Ini merupakan program prioritas pada tahun pertama ini yang diharapkan mampu mencetak 4000 pelaku usaha baru di Indonesia. Terima kasih kepada anggota DPR RI Bapak Gandung Pardiman yang mensukseskan kegiatan ini di Gunungkidul,” ungkap Hendra Yetty ketika memberikan sambutan,

Baca Juga: Sulsel Lumbung Suara Indonesia Timur, Golkar Target Sapu Bersih Pemilu 2024

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Golkar Drs HM Gandung Pardiman MM menuturkan bimbingan teknis (bimtek) dimaksudkan untuk menumbuhkan dan mengembangkan wirausaha baru Industri Kecil Menengah (IKM) di Gunungkidul.

Sehingga turut berperan mengurangi angka pengangguran dan menambah wirausaha baru. Melalui semangat yang kuat, harapannya ke depan IKM mampu tumbuh dan berkembang. “Tentu ini akan mampu membuka lapangan usaha dan mengurangi angka pengangguran,” ujar Gandung Pardiman MM.

Kegiatan kerjasama Komisi VII DPR RI dengan Kementerian Perindustrian RI dihadiri Kepala Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik Kementerian Perindustrian Dra Hendro Yetty MSi, Ketua Yayasan GPC Syarief Guska Laksana SH, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Gunungkidul Ir Purnamajaya dan undangan.

Baca Juga: Majukan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hetifah Bakal Latih 1.000 Warga Kaltim Jadi Konten Kreator

Sebanyak 120 peserta akan mengikuti bimtek selama 5 hari di SMK Muhammadiyah Ponjong. IKM ini teradiri dari makanan ringan, pengolahan limbah kayu, servis handphone, perbengkelan roda dua, pakaian jadi dan olahan pangan berbasis ikan.

Sementara itu, Ketua Yayasan GPC Syarief Guska Laksana SH menambahkan, bimtek wirausaha baru IKM ini nantinya akan dilakukan pendampingan serta dilakukan pemantauan. Sehingga wirausaha baru ini akan berkembang dengan maksimal.

” Kita akan pantau setelah selesai pelaksanaan bimtek wirausaha baru IKM ini. Kita akan membantu para pelaku usaha baru akan bisa berkembang dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” pungkas Syarif Guska Laksana. {cakrawala}

fokus berita : #Gandung Pardiman