15 Maret 2022

Jelang Puasa Ramadhan, Endang Maria Astuti Minta Kelangkaan Minyak Goreng Segera Diselesaikan

Berita Golkar - Anggota Komisi VIII DPR RI Endang Maria Astuti berharap bulan puasa nanti tak ada lagi persoalan kelangkaan minyak goreng. Ia mengimbau masyarakat tidak menimbun minyak goreng yang menyebabkan kelangkaan saat ini, sebaliknya nilai gotong royong dan kepedulian sesama harus dibangkitkan lagi.

“Kelangkaan minyak goreng ini akhirnya berimbas pada perubahan karakter masyarakat kita. Jiwa gotong-royong sebagai bangsa mulai pupus,” kata Endang di Jakarta, Senin (14/2/2022). Politisi Partai Golkar itu menilai, kelangkaan minyak goreng yang diduga ditahan para pengusaha pengolah CPO (minyak mentah), menimbulkan kepanikan, sehingga berdampak pada perilaku indivisuaisme di masyarakat.

Menurutnya, minyak goreng merupakan kebutuhan yang sangat mendesak bagi masyarakat terutama para ibu rumah tangga. Sangat disayangkan siapapun yang melakukan penimbunan.

 

Baca Juga: Sulsel Lumbung Suara Indonesia Timur, Golkar Target Sapu Bersih Pemilu 2024

“Bila kebutuhan yang mendesak mereka tidak berpikir lagi untuk saling menghormati, saling membantu dan mengasihi, dapat disimpulkan, bahwa kini nilai gotong royong sudah mulai sirna. Hal ini, tentu harus segera dibenahi,” ujar Endang.

Endang berpendapat, meskipun kebutuhan pangan mendesak, karakter bangsa yang gotong-royong seharusnya jangan sampai lepas. Terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah nanti. Dengan gotong-royong yang dilandasi keimanan untuk ibadah, dia meyakini masalah bangsa bisa menjadi ringan. “Karakter bangsa ini, pembentukan utamanya adalah dari pendidikan agama,” ujar Endang.

Di sisi lain, legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah IV itu mengingatkan pemerintah untuk lebih meningkatkan pengawasan, sehingga tidak ada penimbunan dan produksi minyak goreng untuk mencukupi kebutuhan nasional bisa terdistribusi dengan baik. {dpr}

fokus berita : #Endang Maria Astuti