21 Maret 2022

10 MPO Golkar Kabupaten/ Kota se-Maluku Utara Matangkan Konsolidasi Menangkan Pemilu 2024

Berita Golkar - Media Penggalangan Opini (MPO) DPD Partai Golkar Malut (Maluku Utara) berkomitmen memantapkan kerja pada 2022. Untuk itu, konsolidasi yang dilakukan semakin rapi dan masif jelang Pemilu 2024.

Menurut Plt. Ketua Bidang MPO Golkar Malut, Amanah Upara, ini dilakukan untuk mengantarkan kemenangan ketua umum (Ketum) DPP Partai Golkar Airlangga Hartato dan Partai Golkar di Pilpres, Pileg serta Pilkada serentak Malut 2024.

MPO DPD Golkar Malut juga telah melaksanakan rapat kerja daerah (Rakerda) yang berlangsung selama satu hari, di Sahid Bela Hotel Ternate, Minggu (20/3/2022), yang dihadiri oleh 10 DPD II Golkar Malut.

"Rakorda Media dan Penggiringan opini bertujuan untuk membangun sinergitas dengan baik sampai di tingkat kabupaten/kota," ujar Amanah kepada TIMES Indonesia di Ternate, Senin (21/3/2022).

Baca Juga: Christina Aryani Bagikan Paket Sembako dan Minyak Goreng Gratis di Jakarta Pusat

Dia menuturkan, sinergitas antara MPO dalam setiap lini sangat penting untuk mencapai tujuan yang hendak dicapai tersebut. Oleh sebab itu, Rakorda MPO 2022 memandang pentingnya sinergi secara berjenjang dari MPO provinsi hingga MPO kabupaten/kota serta bersama seluruh elemen di Partai Golkar.

Bahkan, Amanah menegaskan, Rakorda MPO 2022 wajib ditindaklanjuti dengan pelaksanaan rakorda di 10 DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Maluku Utara yang dilakukan paling lama 3 bulan dari rekomendasi ini ditetapkan.

Ia juga meminta seluruh elemen di Partai Golkar provinsi Maluku Utara untuk bersinergi dengan MPO. Rakorda MPO DPD Partai Golkar Malut 2022 merekomendasikan Bidang MPO agar wajib diikutsertakan oleh DPD I, DPD II, Fraksi Partai Golkar DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten Kota, dalam berbagai giat partai.

Baca Juga: Made Bagiasa Ajak Masyarakat Lampung Tengah Jadikan Pancasila Sebagai Pandangan Hidup

Tujuannya agar dapat melakukan diseminasi informasi dan komunikasi publik yang baik, efektif dan bermartabat. Dia kemudian menyoroti kapasitas sumber daya manusia kader Partai Golkar dan pembangunan infrastruktur teknologi informasi khususnya dalam pengelolaan media sosial harus ditingkatkan.

Kader partai bidang media sosial perlu ditingkatkan melalui pelatihan dan bimbingan teknis yang diselenggarakan MPO di setiap tingkatan.

Dia meyakini apa yang dilakukan MPO memiliki tujuan mulia untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara. Komunikasi publik bukan hanya untuk membangun citra partai, namun merupakan bentuk tanggung jawab partai kepada publik untuk menjadi lembaga yang ikut mencerdaskan bangsa.

Baca Juga: Lantik 18 PK, Tenny Juliawati Targetkan Golkar Purbalingga Menang di Pileg dan Pilkada 2024

"Untuk citra yang baik untuk partai Golkar dan tanggung jawab kepada publik untuk mencerdaskan bangsa dengan berita tepat dan menjauhi berita palsu (hoax)," tutur Plt Ketua MPO DPD Partai Golkar Malut ini.

Dalam kesempatan itu Amanah Upara juga membuka ruang kepada teman-teman pers, para seniman, budayawan dan semua elemen masyarakat agar bisa mengambil kesempatan untuk bergabung dengan MPO.

"MPO akan selalu mengedepankan pemberitaan diseminasi informasi yang berbudaya, yang bermartabat, yang santun, yang melawan disinformasi (hoax), demi kepentingan bangsa dan negara, serta Partai Golkar," tutup Amanah mengakhiri.

Baca Juga: Airlangga Hartarto: Pelatihan Vokasi Solusi Cepat dan Tepat Penuhi Kebutuhan SDM Mumpuni dan Terampil

Enam Rekomendasi MPO DPD Golkar Malut

Setelah mendengarkan pandangan dan menerima laporan dari jajaran MPO di Kabupaten/Kota serta mendapatkan masukan dari para narasumber RAKORDA MPO Ternate, 20 Maret 2022. Menghasilkan beberapa enam poin rekomendasi sebagai berikut:

1. Penguatan informasi di media sekaligus penggalangan opini publik dalam upaya pemenagan Partai GOLKAR di Pemilu 2024 menjadi tugas utama dari bidang MPO

2. Bidang MPO Partai GOLKAR Malut sebagai leading sector penggalangan opini Partai GOLKAR telah melakukan konsolidasi sepanjang tahun 2021. Mengingat kerja-kerja penggalangan opini perlu dilakukan secara konsisten maka RAKORDA MPO Partai GOLKAR Malut 2022 merekomendasikan Bidang MPO Kabupaten/Kota dapat melakukan pemantapan kerja di tahun 2022 dalam rangka meraih kemenangan Partai GOLKAR di tahun 2024.

Baca Juga: Hetifah Dorong Para Dosen di Indonesia Tempuh Pendidikan S3 Manfaatkan BPI

3. RAKORDA MPO Partai GOLKAR Malut 2022 memandang pentingnya koordinasi dan sinergi secara berjenjang dari MPO Pusat, Provinsi Malut dan MPO Kabupaten/Kota se- Malut serta bersama seluruh elemen di dalam Partai GOLKAR.

Dengan demikian, Rakorda MPO Partai GOLKAR Malut 2022 wajib ditindaklanjuti dengan pelaksanaan Rakorda MPO di 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Malut yang dilakukan paling lambat 3 (tiga) bulan sejak rekomendasi ini ditetapkan dengan mengikuti acuan yang dikelurakan oleh MPO Malut.

4. RAKORDA MPO Malut 2022 merekomendasikan bidang MPO wajib diikutsertakan oleh DPD Malut dan DPD kabupaten/kota dalam kegiatan Partai GOLKAR, agar dapat melakukan diseminasi informasi dan komunikasi publik yang baik, efektif dan bermanfaat.

Baca Juga: Dave Laksono Puji Ketegasan Jenderal Andika Perkasa Ungkap Salah Prosedur Yang Sebabkan 3 Prajurit TNI Tewas Di Tangan KKB Papua

5. RAKORDA MPO Partai GOLKAR Malut 2022 memandang bahwa kapasitas sumber daya manusi kader Partai GOLKAR dan penyediaan infrastruktur dalam penguasaan teknologi informasi, khususnya dalam pengelolaan media sosial perlu ditingkatkan.

RAKORDA MPO Partai GOLKAR Malut 2022 merekomendasikan setiap DPD melakukan peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan bimbingan teknis yang diselenggarakan oleh Bidang MPO setiap tingkatan.

6. Kerja-Kerja MPO Provinsi, Kabupaten/Kota membutuhkan akakomdasi diharpakan perlu perhatian DPD Partai GOLKAR, Fraksi Partai Golkar di provinsi, dan Fraksi Partai Golkar Kabupaten/Kota terhadap kerja-kerja MPO di daerah. {timesindonesia}

fokus berita : #Amanah Upara