21 Maret 2022

Cen Sui Lan: Seluruh Pelabuhan Rakyat di Kota Tanjangpinang Bakal Direhabilitasi

Berita Golkar - Cen Sui Lan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar dari daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) punya program fantastis! Seluruh pelabuhan rakyat (pelantar) yang tidak memadai di wilayah Kota Tanjungpinang akan direvitalisasi. Khususnya pelantar yang belum direhab melalui APBD.

Untuk merealisasikan program tersebut, Cen Sui Lan telah meninjau pelantar-pelantar di Kota Tanjungpinang, Sabtu (19/3/2022). Cen Sui Lan meninjau pelantar yang pantas direvitalisasi atau diperbaiki total itu didampingi Reni Anggota DPRD Kota TanjungPinang. Turut mendampingi Cen Sui Lan Victor Angsono Huatama selaku tenaga ahli DPR RI, dan Agustar tenaga ahli DPR RI.

Peninjauan pelantar di Kota Tanjungpinang ini juga dihadiri Istiadi Nugroho PPK program KOTAKU BP2W Kepri Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, serta Jhoni selaku konsultan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Peninjauan tersebut guna memastikan penempatan program KOTAKU untuk merevitalisasi seluruh pelantar di Kota Tanjungpinang, untuk tahun anggaran 2022.

Baca Juga: Lantik 18 PK, Tenny Juliawati Targetkan Golkar Purbalingga Menang di Pileg dan Pilkada 2024

Di lokasi peninjauan tersebut, Cen Sui Lan menerima penjelasan dari Victor Angsono sebagai tenaga ahli DPR RI tentang perencanaan program KOTAKU, dan Istiadi Nugroho saat melakukan sinkronisasi dan finalisasi lapangan. Lokasi itu seperti di Pelantar III Kelurahan Kemboja, Tanjungpinang.

Revitalisasi seluruh pelantar di Kota Tanjungpinang ini merupakan dana aspirasi dari Cen Sui Lan, untuk dianggarkan pada tahun 2022. Revitalisasi Pelantar III Kelurahan Kemboja Kota Tanjungpinang ini merupakan satu dari banyak pelantar yang akan diperbaiki di Kota Tanjungpinang. Revitalisasi pelantar dimasukan dalam program KOTAKU.

Cen Sui Lan telah meninjau langsung beberapa titik pelantar di Kota Tanjungpinang. Menurut Cen Sui Lan, program revitalisasi pelantar ini merupakan aspirasi masyarakat maupun yang diusulkan oleh Hj Rahma selaku Wali Kota Tanjungpinang, serta Reni selaku Anggota DPRD Kota Tanjunpinang.

Baca Juga: Airlangga Hartarto: Pelatihan Vokasi Solusi Cepat dan Tepat Penuhi Kebutuhan SDM Mumpuni dan Terampil

“Saya tinjau pelantar-pelantar itu untuk memastikan program ini tetap sasaran, dan dibutuhkan masyarakat Tanjungpinang,” ujar Cen Sui Lan yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Ormas MKGR, kepada suaraserumpun.com, Senin (21/3/2022).

Program revitalisasi seluruh pelantar di Kota Tanjungpinang ini, kata Cen Sui Lan, bertujuan agar Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri harus lebih maju infrastrukturnya, bersih dan masyarakatnya sejahtera dan bahagia.

“Saya berusaha sebagai wakil rakyat dari Kepri, semaksimal mungkin untuk membawa dana-dana APBN untuk kepentingan pembangunan di Kepri. Khusus Kota Tanjungpinang, saya minta Bu Rahma sebagai Wali Kota Tanjungpinang, apa perencanaan yang membutuhkan dana besar yang bisa saya intervensi lewat APBN, tolong sampaikan data-datanya ke saya,” jelasnya.

Baca Juga: Hetifah Dorong Para Dosen di Indonesia Tempuh Pendidikan S3 Manfaatkan BPI

“Mana yang menjadi kewenangan saya akan gunakan untuk kepentingan pembangunan, khusus untuk kemajuan Kota Tanjungpinang,” sambung Cen Sui Lan.

Cen Sui Lan menambahkan, selain revitalisasi Pasar Baru Tanjungpinang yang sudah masuk tahap lelang untuk tahun anggaran 2022 ini, Wali Kota Tanjungpinang disarankan agar segera merelokasi bagi para pedagang yang ada di Pasar Baru.

“Hari Sabtu (19/3/2022) kemarin, memang saya mintakan kepada Bu Diana Kusumastuti Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR agar turun langsung ke lapangan, untuk memastikan semua prasyarat untuk revitalisasi berjalan dengan baik,” ucap Cen Sui Lan.

Baca Juga: Survei DSI: Elektabilitas Partai Golkar dan Airlangga Hartarto Tertinggi Untuk Pemilu 2024

“Bu Diana menurunkan Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya sebagai unornya pembangunan pasar, ke Tanjungpinang,” tegasnya.

Kasubdit Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR sudah melaporkan kepada Cen Sui Lan, dan meminta agar dilakukan relokasi para pedagang, sebelum proyek dilelang. Agar clear dan clean. “Kita tidak mau nantinya ketika membangun, masih disibukkan oleh masalah para pedagang,” tutup Cen Sui Lan. {suaraserumpun}

fokus berita : #Cen Sui Lan