16 Maret 2022

Azka Aufary Ramli: 7 Teknologi Terbaru Ini Perlu Diikuti Perkembangannya

Berita Golkar - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Koordinasi Nasional - Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (BAKORNAS - FOKUSMAKER), Azka Aufary Ramli menyatakan pandangannya mengenai Teknologi Terbaru yang ada dan akan berkembang di tahun 2022.

"Riset dan Pengembangan teknologi yang dilakukan oleh perusahaan - perusahaan teknologi ternama mengarah ke beberapa hal yang perlu diikuti perkembangannya oleh kita. Sehingga, kita dapat beradaptasi, mampu menciptakan peluang dan mendapatkan manfaat dari pengetahuan terhadap pengembangan teknologi tersebut.”

CEO PT. Teknologi Kreasi Indonesia ini menjelaskan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan akan diikuti dengan hadirnya teknologi - teknologi terbaru. Mengingat sifat Teknologi yang akan terus mengalami inovasi-inovasi dibarengi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan manusia yang semakin kompleks. Azka juga menambahkan bahwa :

"Meskipun kondisi hari ini ruang gerak manusia di Dunia masih terbatas dikarenakan belum selesainya pandemi Covid-19, perlu kita pahami bahwa krisis membawa kita kedalam perubahan keadaan yang dipercepat."

Krisis yang disebabkan oleh COVID-19 ini yang membawa perusahaan - perusahaan teknologi besar mempercepat dan mempersiapkan inovasi teknologi baru agar dapat menjawab tantangan yang dihadapi manusia sekarang. Antara lain sebagai berikut:

1. 6G
Teknologi komunikasi nirkabel 6G akan menjadi penerus teknologi seluler 5G saat ini, yang masih terbilang baru diluncurkan di berbagai negara. 5G memungkinkan data ditransfer dengan kecepatan 20 kali lebih cepat dari standar sebelumnya (4G). Sedangkan 6G lebih cepat 100 kali dibandingkan 5G, serta dapat digunakan untuk komunikasi bawah laut sampai luar angkasa. Selain itu, dapat digunakan untuk mendeteksi dan pelacakan kendaraan hipersonik. Diperkirakan teknologi 6G ini akan dimulai tahun 2030.

Adapun perusahaan-perusahaan yang sedang mengembangkan teknologi 6G ini diantaranya Xiaomi, Samsung, Nokia, Huawei, LG, dan lainnya.

2. Augmented Reality (AR)/ Virtual Reality (VR)
Augmented Reality (AR) mensimulasikan objek buatan di lingkungan nyata. Sedangkan Virtual Reality (VR) menciptakan lingkungan buatan yang bisa dihuni.

Semenjak kemunculannya, VR & AR telah memberikan berbagai pengaruh pada kehidupan manusia di seluruh dunia. Penggunaan teknologi VR & AR ini nantinya akan mengubah cara hidup manusia kedepan. Saat ini, teknologi AR & VR sudah banyak digunakan dalam Pekerjaan, Kesehatan, Hiburan, Game, Perbelanjaan, maupun yang lainnya.

Melihat progress bagaimana Metaverse, Microsoft, Disney dan perusahaan lainnya sedang dalam proses pengembangan membuat AR & VR.

3. Holograms
Hologram merupakan sebuah teknologi fotografi yang merekam cahaya yang tersebar dari suatu objek dan kemudian menyajikannya dalam bentuk 3 dimensi. Gambar 3 dimensi tersebut dapat dilihat hingga 360 derajat dan dapat bergerak dengan animasi dan suara. Sehingga, dapat menyampaikan informasi baik secara tepat waktu maupun tidak. Teknologi ini dikembangkan untuk mempermudah manusia dalam berkomunikasi.

Manfaat hologram dapat dirasakan di berbagai bidang, mulai dari media belajar yang lebih menarik dan impresif, membantu dalam perawatan kesehatan, maupun yang lainnya.

Perusahaan-perusahaan yang sedang mengembangkan teknologi diantaranya Google, Samsung, Xiaomi, dan lainnya.

4. Brain Computing Interface (BCI)
Brain Computing Interface (BCI) Sistem yang memungkinkan manusia untuk memanfaatkan sinyal yang dibangkitkan oleh otak untuk mengirim perintah ke komputer dan/atau mesin.

Tujuan dari adanya teknologi BCI untuk membantu manusia yang memiliki kelainan fisiologi dan/atau cacat fisik yang berhubungan dengan sistem saraf motorik (kemampuan bergerak).

Dengan adanya teknologi BCI, manusia yang mengalami gangguan saraf motorik pada kaki dan/atau tangan dapat dibantu dengan kursi roda yang digerakkan dengan perintah otak. Selain itu, teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk keperluan lainnya.

Perusahaan yang sedang mengembangkan teknologi BCI ini diantaranya Neuralink, Facebook, Neuracle, dan yang lainnya.

5. Electric Vertical Takeoff and Landing (eVOLT)
Teknologi Electric Vertical Takeoff and Landing (eVOLT) dan/atau Taksi terbang telah lama jadi impian yang coba diwujudkan oleh perusahaan - perusahaan besar di Dunia. Jenis transportasi ini dianggap dapat mengatasi permasalahan kemacetan di kota-kota besar dan dapat mempersingkat waktu perjalanan. Teknologi eVOLT diperkirakan akan dimulai pada tahun 2030.

Perusahaan yang sedang mengembangkan teknologi eVOLT diantaranya NASA, Honda, Boeing, Toyota, Sky Drive, Archer Aviation, Lilium, dan lainnya.

6. Batteries
Saat ini, sebagian besar industri otomotif, teknologi maupun yang lainnya dalam perjalanan menuju energi terbarukan. Hal tersebut terlihat dengan dilakukannya pengembangan baterai.

Menurut Yu Ding (Peneliti Baterai : dalam jurnal Advanced Materials), nantinya Baterai dapat mengisi dan menghantarkan energi beberapa kali lebih cepat. Semakin besar baterai, maka semakin banyak daya yang dapat dihasilkannya. Fleksibilitas tersebut memungkinkan baterai berpotensi memberikan daya untuk segala sesuatu mulai dari smartphone, jam tangan, infrastruktur, maupun yang lainnya.

Perusahaan yang saat ini sedang mengembangkan baterai diantaranya Tesla, Toyota, Hyundai, dan yang lainnya.

7. Blockchain Tech
Blockchain semakin populer di Indonesia belakangan ini. Semenjak tingginya keingintahuan masyarakat terhadap cryptocurrency, semakin tinggi pula pencarian mengenai teknologi blockchain

Blockchain merupakan teknologi yang digunakan sebagai sistem penyimpanan atau bank data secara digital yang terhubung dengan kriptografi. Penggunaannya tidak terlepas dari Bitcoin dan Cryptocurrency lainnya. Sektor utama yang dapat memanfaatkan teknologi Blockchain ini ialah bidang keuangan atau finansial.

Pada dasarnya, teknologi ini membuat seluruh transaksi di dalamya menjadi lebih transparansi, memiliki proteksi data yang baik, efisiensi, keamanan yang terjamin, dan sistem audit yang lebih baik. Sehingga dapat meminimalisir adanya penyelewengan data seperti suap maupun korupsi.

fokus berita : #Azka Aufary Ramli