23 Maret 2022

Usai Masa Jabatan Bupati Sarolangun Habis, Cek Endra Berencana Maju ke DPR RI

Berita Golkar - Ditandai dengan rapat paripurna DPRD Pengusulan penetapan pemberhentian dengan hormat Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun periode 2017-2022. Masa jabatan Bupati Sarolangun Cek Endra dan wakilnya Hillalatil Badri tak terasa akan berakhir pada 22 Mei 2022 mendatang.

Dalam sambutannya sewaktu paripurna, ketua DPD Golkar Jambi itu mengatakan, banyak kenangan setelah memimpin Sarolangun selama 15 tahun.

"Saya hanya bersyukur, seorang kepala daerah dengan kondisi seperti hari ini untuk memimpin sampai Khusnul khatimah, tidak mudah. Kita tahu dari 528 daerah lebih dari separuh tersangkut masalah hukum saya hanya berdoa kepada Allah," ungkapnya, Selasa (22/3/2022).

Baca Juga: Hetifah: Komisi X DPR RI Siap Mediasi Permasalahan SBM ITB Dengan Rektor

Lanjutnya, dia bersyukur dengan doa masyarakat Sarolangun Cek Endra merasa Sarolangun tergolong aman. CEK ENDRA masih menaruh harapan lebih lebih besar dan akan jauh lebih maju dari pada hari ini.

"Kalau saya tidak boleh lagi mencalonkan diri sebagai bupati, silahkan lah pilihlah yang terbaik yang bisa memimpin Sarolangun. Ini untuk kita dari kita," ungkapnya.

Menurutnya, dengan kondisi Sarolangun saat ini, masyarakat masih bisa mencari kepala daerah atau pemimpin yang terbaik untuk Sarolangun.

Sementara itu, dalam sambutan di depan para dewan ia sempat bercanda, jika 2024 akan mencalonkan diri sebagai calon anggota DPRD Sarolangun agar bisa bersama-sama dengan pada anggota Dewan Sarolangun.

Baca Juga: Basri Baco Ingatkan DPP Golkar Pengalaman Pahit Usung Alex Noerdin di Pilgub DKI Jakarta

"Biar Sayo biso bersama-sama lagi. Dapat suaro dak Sayo kiro-kiro kalau Sayo mencalonkan diri di kabupaten," tanya Cek Endra kepada para dewan sambil tertawa.

Dalam kesempatan itu juga Cek Endra mengatakan, karena sudah berteman dengan lintas partai di DPRD Sarolangun untuk mendukung dirinya maju menunju DPR RI.

"Saya mohon dukungannya, karena kita ini berkeluarga bukan karena warna Partai, kita sudah seperti keluarga besar Sarolangun. Kalau sekarang ada wakil satu orang di DPR RI, alangkah hebatnya kalau Sarolangun punya dua orang DPR RI di Jakarta," ungkap CEK ENDRA.

Menurutnya, jika ada dua orang wakil rakyat berada di senayan mewakili Sarolangun pasti akan memikirkan Sarolangun. "Saya mohon izin dan mohon doa untuk kawan semua sama sama kita untuk berjuang buat masyarakat Sarolangun," ujarnya.

Baca Juga: Nurul Arifin Dorong LPP RRI dan TVRI Tingkatkan Euforia Masyarakat Sambut Puncak G20

Di sisi lain, wakil bupati Sarolangun Hillalatil Badri mengatakan, setelah massa jabatannya akan berakhir dalam waktu dekat ini ia memang berencana bakal maju menjadi calon bupati Sarolangun di 2024 mendatang.

Sebagai ketua PDI-P Sarolangun beberapa kali pertemuan mulai muncul kepermukaan di tengah masyarakat dan sosial media pribadi untuk mempromosikan dirinya yang bakalan maju sebagai BH 1 S, tidak untuk menjadi wakil bupati lagi.

"Setelah mengakhiri massa jabatan tentunya kita akan kembali pada masyarakat. Kita juga punya tujuan kedepannya, silahturahmi tetap akan berjalan seperti sebagai biasanya," ujar Hilal, Rabu (23/3/2022).

Menurutnya, dengan tidak lagi menjabat sebagai wakil bupati justru memiliki banyak waktu bersilaturahmi dengan masyarakat di Sarolangun. "Kedepan kita bisa lebih fokus mengahadapi Pilkada di 2024 ," kata Hilal.

Baca Juga: Ketua Golkar Aceh, TM Nurlif Minta Program JKA Ditata Ulang dan Diaudit

Dia mengaku, selama menjabat sebagai wakil bupati Sarolangun mengalami suka maupun duka, karena hal itu adalah ha. yang lumrah. "Tidak semua pekerjaan itu enjoy, tapi kita berbuat bagaimana pekerjaan itu lebih enjoy," sebutnya.

Dia menjelaskan, dalam waktu lima tahun mendampingi CEK ENDRA hubungan kedua belah pihak berjalan baik, mulai awal masa jabatan hingga titik-titik akhir masa jabatan.

"Kami sedikit pun tidak memiliki konflik pribadi antara saya dengan bupati. Kalau kita lihat kabupaten lain baru saja di lantik sudah mulai jalan masing-masing, kalau saya ini prinsipnya menyadari posis, saya rasa itu tidak menimbulkan konflik," jelasnya.

Baca Juga: Dukung Panglima TNI Larang Prajurit Amankan Proyek, Bobby Rizaldi: Disiplin!

Semasa menjabat sebagai wakil bupati, Hillal mengatakan tentu banyak keinginan-keinginan belum terealisasi, sebab keputusan ada di bupati.

"Mungkin banyak keinginan kita dalam konteks pembangunan, tetapi kita masih di posisi wakil tentu belum memiliki kebijakan yang maksimal. Kalau kita di nomor satu tentu bisa memberikan kontribusi yang konkrit. Makan habis nyincang putus, begitu bahasa adatnya," sebut Hillalatil. {jambi.tribunnews}

fokus berita : #Cek Endra