24 Maret 2022

Survei Instrat: Golkar Diprediksi Usung Edwin Sanjaya Maju di Pilwalkot Bandung 2024

Berita Golkar - Sejumlah nama bermunculan untuk meramaikan kontestasi pemilihan wali Kota Bandung 2024. Indonesia Strategic Institute (Instrat) merilis sejumlah nama tersebut setelah melakukan focus group discussion (FGD) secara dalam jaringan (daring) dengan beberapa aktivis, akademisi, dan tokoh masyarakat Bandung.

Direktur Eksekutif Instrat, Ridwansyah Yusuf Achmad, menyampaikan ada delapan nama yang diprediksi akan maju dalam Pilwalkot Bandung 2024.

Menurutnya, nama-nama politisi asal Bandung masih akan mendominasi, seperti Yana Mulyana, Muhammad Farhan, Edwin Sanjaya, Achmad Nugraha, Andri Rusmana, Fiki Satari, Arfi Rafnialdi, dan Ema Sumarna.

Baca Juga: Dewi Asmara Kecewa Berat Materi Rapat Menkes Budi Gunadi Mendadak dan Tidak Detail

"Nama-nama ini akan maju dalam Pilwalkot Bandung berdasar pandangan peserta FGD. Saya menilai wajar nama-nama ini sangat aktif dalam perpolitikan Kota Bandung. Yana Mulyana sudah tak diragukan lagi. Beliau merupakan Plt Wali Kota Bandung yang bakal menjadi definitif," ujar Ridwansyah, Kamis (24/3/2022).

M Farhan digadang-gadang akan didorong NasDem. Ridwansyah menilai dia sangat berpeluang besar setelah namanya secara langsung diungkapkan Ketua DPW NasDem Jabar, Saan Mustopa, dalam beberapa kesempatan.

"Kang Farhan sekarang dia anggota DPR RI dapil Kota Bandung dan Cimahi. Sosok Farhan tak asing bagi warga Bandung, apalagi balihonya ada di mana-mana," ujarnya.

Baca Juga: Azka Aufary Ramli: RUU Sisdiknas Harus Terbuka Untuk Keterlibatan Publik dan Perbaikan Infrastruktur Pendidikan

Selanjutnya, ada nama Edwin Sanjaya yang dia menilai akan maju dari Golkar. Wakil Ketua DPRD Kota Bandung ini dirasa memiliki rekam jejak bagus, terutama dalam meraih simpati warga Bandung.

"Ada lagi nama Achmad Nugraha yang juga wakil ketua DPRD Kota Bandung dari PDIP. Pemilu 2019, dia memperoleh suara sebanyak 10.824. Itu modal yang bisa menjadi peluang baginya karena namanya sudah tak asing di Bandung," katanya. Kemudian, Andri Rusmana.

Menurutnya, politisi PKS berpotensi besar maju Pilwalkot Bandung mengingat dukungan partainya sudah kuat. Dia juga sudah ditetapkan PKS untuk menjadi satu dari dua calon wakil wali Kota Bandung yang sempat diusulkan dampingi Yana Mulyana.

Baca Juga: Soal Minyak Goreng Langka dan Mahal, Maman Abdurrahman: Ulah Mafia dan Spekulan Ganggu Supply Chain

"Jangan lupakan juga Fiki Satari. Kiprahnya sudah terbukti khususnya di generasi muda. Fiki ini akademisi dan pengusaha. Dia miliki bisnis busana dan distro berkembang di Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang, lewat waralaba Airplane System Cloth," ujarnya.

Mengenai Arfi Rafnialdi, Ridwansyah mengatakan sosok ini berada di tim kebijakan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Sehingga, diyakini akan mengetahui tentang informasi atau kekurangan di Bandung. "Dia cukup dikenal di dunia akademisi. Nah, kalau Pak Ema, dia kini menjabat Sekda Kota Bandung," ujarnya.

Ketika disinggung siapa sosok yang akan berpeluang besar di pilwalkot nanti, dia mengaku masih belum mengetahui lantaran kondisinya dinamis.

Baca Juga: Ketua MK Bakal Nikahi Adik Jokowi, Sari Yuliati: Urusan Privat Jangan Dibawa ke Politik

"Kami baru akan lakukan survei. Kemungkinan nanti hasilnya setelah Lebaran. Warga Bandung butuh sosok pemimpin muda yang miliki kreativitas dan inovasi yang baik. Apalagi, Bandung kotanya pemuda. Jadi, peluang tokoh muda menjadi sangat baik untuk maju sebagai cawalkot maupun wakil," ujarnya.

Dia juga menambahkan tokoh muda harus memiliki pemahaman dan mampu menghadirkan visi selaras dengan visi pemimpin Kota Bandung sebelumnya agar visi ini berjalan berkesinambungan. {jabar.tribunnews}

fokus berita : #Ridwansyah Yusuf Achmad #Edwin Sanjaya