25 Maret 2022

Ingatkan Bupati Bone Banyak Jabatan Lowong Picu Jual Beli Kursi, Ryad Baso Padjalangi: Tak Ada Asap Jika Tak Ada Api

Berita Golkar - Banyaknya jabatan lowong dilingkup Pemkab Bone, termasuk 178 jabatan kepala sekolah yang diisi pelaksana tugas (Plt), turut disikapi kalangan legislator DPRD Bone. Ketua Komisi IV DPRD Bone, dr A Ryad Baso Padjalangi SKed yakin bupati pujya pertimbangan sehingga belum melantik kepsek defenitif. Apalagi ditengah maraknya isu dugaan jual beli jabatan.

“Bapak bupati saya kira harus berhati-hati di periode kepemimpinannya. Jangan sampai ada indikasi jual beli jabatan, ada oknum pejabat yang bermain yang justru menciderai ikhtiar bapak bupati mengakhiri periode kepemimpinan dengan prestasi,” ucapnya kepada RADAR BONE, Kamis 24 Maret kemarin.

Baca Juga: Cen Sui Lan Janji Jalan Nasional Karimun Kota Menuju Bandara Raja Haji Abdullah Sei Bati Tuntas Tahun 2023

Ketua Fraksi Golkar DPRD Bone itu juga mengaku miris dengan banyaknya jabatan lowong di lingkup Pemkab Bone, khususnya jabatan kepala sekolah (Kepsek) yang diisi pelaksana tugas. Selain mengaku miris melihat hal tersebut, tentu juga menghargai dan memahami tindakan bupati yang belum juga mengisi jabatan tersebut.

“Mungkin saja pak bupati ada pertimbangan lain termasuk sudah memikirkan antisipasi dan langkah tegas didalam menghadapi isu jual beli jabatan yang notabene hampir tiap adanya mutasi isu ini terus saja mencuat. Tentu tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api,” ujarnya.

Termasuk kata Ryad, evaluasi total seluruh jabatan di Dinas Pendidikan. “Saya kira dengan kepemimpinan yang baru ini (Kadisdik baru), perlu reformasi total di dinas pendidikan,” ucapnya.

Baca Juga: Menko Airlangga Hartarto Janjikan Harga Minyak Goreng Akan Turun Bertahap

Sekkab Bone, HA Islamuddin selaku ketua baperjakat mengaku berupaya agar jabatan lowong segera diisi dalam waktu dekat ini. “Insya allah kita upayakan tuntas dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Drs A Fajaruddin MM yang dimintai tanggapannya terkait banyaknya Plt Kepsek di Bone mengaku hal itu akan disikapi secepatnya.

“Ini akan menjadi perhatian kami kedepan. Namun dalam pengusulan pengangkatan kepala sekolah terlebih dahulu akan dilakukan kajian karena saat ini ada lagi regulasi baru yang mengatur mengenai pengangkatan kepala sekolah,” imbuhnya.

Baca Juga: Sambangi Pasar Tradisional, Airlangga Hartarto: UMKM Adalah Pahlawan Indonesia, Tulang Punggung Ekonomi Indonesia

Diketahui, sudah ada 178 jabatan kepala sekolah diisi oleh Plt baik SD maupun SMP. Bahkan ada sekolah lowong yang hanya dijabat penanggungjawab dapodik. Dan yang lebih parahnya lagi sudah ada sejumlah Plt kepsek yang memasukan purna bakti namun belum mendapat status defenitif.

Kasi Pengembangan Bidang Ketenagaan Disdik Bone Ichsan membenarkan hal tersebut. Saat ini jumlah Plt Kepsek sudah mencapai 178 orang. Itu mulai dari jenjang SD sampai dengan SMP. “Terakhir pelantikan kepsek 2019 lalu,” katanya.

Dalam menyikapi banyaknya jabatan kepsek yang lowong, disdik selain mengangkat Plt, ada juga sekolah yang diisi dengan penanggungjawab dapodik. Sementara dalam mengatasi penandatanganan ijazah, Plt kepsek setiap tahunnya dilengkapi dengan surat mandat penandatanganan ijazah dari Bupati Bone. {radarbone}

fokus berita : #Ryad Baso Padjalangi