25 Maret 2022

Airlangga Hartarto Targetkan Golkar Bali Raih 3 Kursi DPR dan 75 Kursi DPRD Pada Pemilu 2024

Berita Golkar - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Airlangga Hartarto menargetkan tiga kursi DPR RI dari provinsi Bali pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Airlangga juga meminta seluruh kader partai berlambang pohon beringin itu mengembalikan perolehan kursi yang pernah diraih sebanyak 75 kursi DPRD provinsi, kabupaten, dan kota.

"DPR RI targetnya tiga. Saya lihat anggota DPRD provinsi, kabupaten, kota kita pernah totalnya 75, dan kemarin turun 66," tutur Airlangga dalam keterangan tertulis, Jumat (25/3/2022).

Airlangga mengakui meskipun perolehan kursi turun tetapi jumlah perolehan suara Partai Golkar naik dari 380 ribu menjadi 382 ribu suara pada Pemilu 2019 lalu. Hal ini menunjukkan kursi semakin mahal sehingga ia meminta seluruh kader di Bali menaikkan perolehan suara partai pada Pemilu 2024 nanti.

Baca Juga: Gubri Syamsuar Bakal Dampingi Mendikbud Terima Sertifikat Pantun Warisan Budaya Tak Benda Dari UNESCO

"Kalau bisa, tadi seperti (Kabupaten) Karangasem, yang (DPRD) terbanyak. Minimal kalau semuanya 11 (DPRD tiap kabupaten/kota), kan beda cerita," tegas Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini pun mengatakan waktu dua tahun menjelang pemilu tidaklah lama. Sehingga ia menginstruksikan seluruh kader untuk mulai memperjuangkan kemenangan dari sekarang. Sebab, DPP Partai Golkar sudah menargetkan kemenangan 20 persen kursi di DPR RI dan kemenangan Pilpres 2024.

"Saudara-saudara, target dari DPP secara nasional kita 20 persen kursi. Tapi untuk menang presiden, 20 persen sangat tidak cukup. Presiden harus menang 50 persen plus satu," ujarnya.

Baca Juga: Cegah Banjir dan Tanah Longsor, Sarkowi V Zahry Minta Pemerintah Perhatikan Aspek Ekologi Saat Membangun

Adapun Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bali Sugawa Qorry mengatakan seluruh kader di Bali sudah mulai bergerak memperjuangkan kemenangan Golkar dan Airlangga sebagai presiden 2024. Ia mengaku saat ini pencapaian Kartu Tanda Anggota (KTA) Golkar Provinsi Bali menjadi yang tertinggi persentasenya secara nasional.

"Dukungan KTA seribu per kabupaten seluruh kabupaten kota sudah mencapai seribu masyarakat yang daftar. Mulai Mei capaian KTA bukan hanya berpatokan 1.000 KTA, tetapi adalah sebanyak-banyaknya," tutur Sugawa.

Sugawa menegaskan akan menyiapkan saksi pada 714 desa nantinya. Berdasarkan pengalaman Pemilu 2019 lalu, perolehan suara Golkar kurang terkawal di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Bahkan tak jarang muncul persoalan hukum pada proses pemungutan.

Baca Juga: Nilai IPDN Salah Satu Sekolah Kedinasan Terbaik, Ahmad Doli Kurnia: Lulusannya Mencerahkan Masa Depan Bangsa

"Oleh karena itu, sampai saat ini seluruh Bali, kabupaten kota telah terdaftar 150 advokat muda yang sudah siap mengawal suara Golkar di TPS-TPS," tegasnya.

Seluruh rangkaian diskusi tersebut dilakukan dalam konsolidasi Partai Golkar di Bali pada Jumat, 25 Maret 2022. Konsolidasi tersebut turut dihadiri seluruh fungsionaris partai seluruh Bali, anggota legislatif seluruh Bali, hingga jajaran DPP Partai Golkar. {detik}

fokus berita : #Airlangga Hartarto