27 Maret 2022

Bamsoet: Almarhum Ichsan Firdaus Konsisten Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Berita Golkar - Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo turut berduka cita atas wafatnya anggota MPR/DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Jawa Barat V (Kabupaten Bogor) Ichsan Firdaus.

Sebagai politisi muda, almarhum merupakan sosok wakil rakyat yang pekerja keras, teguh dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat. Meninggal dunia di Jogja saat menyelesaikan S3 Program Doktoral di Universitas Gajah Mada (UGM).

Bamsoet menuturkan, terakhir kali bertemu almarhum pada tanggal 23 Maret 2022 dalam rapat di kantor Black Stone, Jakarta. Rapat itu berjalan dari pagi hingga sore. Dilanjutkan pertemuan malam harinya hingga pukul 01.00 WIB dinihari.

Baca Juga: Rakorda MPO Golkar Aceh, TM Nurlif: Ayo Kerja Keras Maksimalkan Medsos Untuk Raih Simpati Masyarakat

“Kami membahas berbagai hal seputar potensi perdagangan aset kripto, serta pentingnya Indonesia memiliki peraturan dan payung hukum yang jelas untuk mengembangkan perdagangan aset kripto dan digital trading guna memberikan nilai tambah ekonomi bagi negara melalui pajak,” ujar Bamsoet di Bali, Minggu (27/3).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, terpilih pertama kali sebagai wakil rakyat di DPR RI periode 2014-2019, almarhum Ichsan Firdaus ditempatkan Partai Golkar di Komisi IV DPR RI yang membidangi Pertanian, Kelautan, Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Selama mengemban amanah tersebut, lanjut Bamsoet, almarhum dikenal konsisten memajukan pertanian dan petani Indonesia. Salah satunya dengan memasifkan distribusi alat pertanian dan lain sebagainya kepada para petani.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Ajak Seluruh Kader Bapera Berada di Garis Terdepan Pembawa Perubahan

Karena konsistensi dan kerja kerasnya tersebut, tidak heran jika almarhum bisa kembali terpilih menjadi wakil rakyat di DPR RI periode 2019-2024, yang kemudian ditempatkan oleh Partai Golkar di Komisi VI yang membidangi Perdagangan, Koperasi UKM, BUMN, Investasi, dan Standarisasi Nasional.

“Karenanya, selain memperjuangkan agar Indonesia memiliki payung hukum yang jelas terkait perdagangan aset kripto dan digital trading, almarhum juga sedang berjuang agar Indonesia memiliki Bursa Kripto untuk mengawasi perdagangan aset kripto sekaligus memperkuat posisi Indonesia menjadi pusat ekonomi digital dunia. Khususnya, untuk wilayah Asia dan Asia Tenggara,” jelas Bamsoet.

Bamsoet yang juga merupakan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan KADIN Indonesia ini menerangkan, tidak hanya keluarga dan konstituennya di daerah pemilihan yang kehilangan sosok Ichsan Firdaus. Keluarga besar Partai Golkar, MPR RI dan DPR RI juga merasa kehilangan.

Baca Juga: Melki Laka Lena Sesalkan Pemecatan dr Terawan Oleh IDI

“Allah SWT punya kehendak-Nya, memanggil Ichsan dalam usia yang relatif masih muda, yakni 46 tahun. Semoga almarhum husnul khatimah. Istri dan anak-anak yang ditinggal diberikan ketabahan. Allahumaghfirlahu warhamhu waafihi wa fuanhu. Al Fatihah,” pungkas Bamsoet.

Diketahui, almarhum adalah sosok yang populer dan dikenal kalangan alumni Institut Pertanian Bogor (IPB). Rektor IPB Arif Satria pun menyempatkan dirinya hadir di rumah duka almarhum Ichsan Firdaus di Cibubur. Bahkan alumni angkatan 31 Ilmu Teknologi Kelautan (ITK) FPIK IPB ini, dipilih menjadi Ketua Umum Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI).

Jiwa aktivismenya pun membawa dirinya hingga bisa duduk sebagai Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Ichsan pun aktif di Partai Golkar dan mengenal baik dinamika di parlemen. 

Baca Juga: Rakorda MPO Golkar Kepri, Nurul Arifin: MPO Ujung Tombak Kemenangan Partai di Pemilu 2024

Ia kemudian bergabung di organisasi sayap Partai Golkar yaitu Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) dan menjabat menjadi Wakil Sekretaris Jendral Bidang Kaderisasi lalu hingga menjadi sekjennya. Sebelum mencalonkan sebagai caleg, Ichsan adalah Staf Ahli di DPR-RI.

Meski sibuk menjadi anggota DPR, Ichsan tetap fokus dengan perjuangan akademiknya. Selesai lulus dari IPB pada tahun 2002 dan kemudian dilanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi sebagai Mahasiswa Pascasarjana, Strategi Ketahanan Nasional, Universitas Indonesia (UI), Jakarta. Pun hingga akhir hayatnya, ia sedang menempuh S3 di UGM. {JP}

fokus berita : #Bambang Soesatyo #Bamsoet #Ichsan Firdaus