04 April 2022

Bobby Rizaldi Ajak Masyarakat Jadi Pejuang Lawan Hoaks

Berita Golkar - Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi mengajak, masyarakat Indonesia untuk menjadi pejuang dalam melawan hoaks atau berita bohong. Hal ini dilakukan agar tidak terpengaruh oleh fitnah, hasutan, bahkan untuk menghindari jeratan tindak pidana.

"Kami mengajak rekan-rekan sekalian untuk menjadi netizen pejuang bersama melawan hoaks," kata Bobby dilansir dari Antara, Senin (4/4/2022).

Untuk menjadi pejuang dalam melawan hoaks, Bobby mengatakan, masyarakat sudah sepatutnya memahami ciri-ciri, jenis, dan langkah mengecek suatu berita bohong. Menurutnya, ada empat ciri hoaks.

Baca Juga: UMKM Berkontribusi 61,1 Persen Pada Pertumbuhan Ekonomi RI, Gde Sumarjaya Linggih Apresiasi Program PEN

Pertama, hoaks sengaja didistribusikan oleh penyebarnya dengan tujuan memberikan efek berupa respons yang lebih besar dari masyarakat.

Kedua, hoaks berisi pesan yang membuat para pembacanya menjadi cemas dan panik. Ketiga, hoaks diakhiri dengan imbauan agar pembaca menyebarkan informasi bohong tersebut ke forum yang lebih luas. "Yang terakhir, biasanya pengirim awal hoaks ini tidak diketahui identitasnya," ucap Bobby.

Lalu, dia pun memaparkan jenis-jenis hoaks. Menurutnya, hoaks terdiri atas beragam jenis, mulai dari berita palsu (fake news), tautan jebakan atau umpan klik (clickbait), bias konfirmasi, informasi yang salah atau misinformasi, berita satir, berita pasca-kebenaran, dan propaganda.

Baca Juga: Meriahkan Ramadan 1433 H, Golkar Jatim Gelar Lomba Tartil Al-Qur'an Berhadiah Total Rp.20 Juta

Bobby pun membeberkan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengecek sebuah informasi apakah hoaks atau fakta. Yang pertama, jika hoaks disertai dengan gambar, maka bisa dicek denga mengunggah gambar tersebut di kolom pencarian Google.

Kedua, apabila hoaks disertai dengan alamat web, masyarakat perlu mengidentifikasi pemilik situs tersebut di halaman tentang kami (about us).

Lalu yang terakhir, jika masyarakat menerima berita dari Whatsapp, Bobby mengatakan bahwa mereka perlu menanyakan kepada pengirim dari mana asal berita tersebut. "Kalau jawabannya dari teman atau grup sebelah, waspadalah itu hoaks," tambah politikus Partai Golkar itu. {liputan6}

fokus berita : #Bobby Rizaldi