06 April 2022

Wacana Penundaan Pemilu 2024, Ketua Golkar Wajo Baso Rahmanuddin: Inkonstitusional!

Berita Golkar - Isu penundaan Pemilu 2024 hingga perpanjangan masa jabatan presiden terus bergulir. Tiga ketua umum partai besar, yakni PKB, PAN, dan Golkar telah melontarkan keinginan tersebut. Bahkan, penggalangan secara masif untuk mengolkan isu tersebut terus dilakukan dan melibatkan kepala-kepala desa.

Di tingkat daerah seperti kabupaten, isu tersebut ditanggapi beragam. Bahkan, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Wajo, Baso Rahmanuddin, masih bersikap abu-abu ketimbang mengaminkan pernyataan Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartanto.

"Terkait wacana atau isu penundaan pemilu, itu hanya wacana. Karena semua harus mengacu kepada konstitusi," katanya, kepada Tribun Timur, Selasa (5/4/2022).

Baca Juga: Wagubsu Musa Rajekshah Serahkan Bantuan Mobil Jenazah Untuk Masjid Istiqomah

Menurutnya penundaan Pemilu adalah tindakan inkonstitusional. "Dalam Undang-undang Pemilu, penundaan pemilu tersebut sama sekali tidak tercantum sehingga tidak memiliki dasar konstitusional untuk dilaksanakan," katanya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, merujuk pada sejumlah hasil survei, masyarakat sangat tak sepakat dengan penundaan pemilu. "Dari berbagai survei yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei kredibel, hasilnya mayoritas rakyat menolak penundaan pemilu," katanya.

Pada negara demokrasi yang menjunjung tinggi suara rakyat, penundaan pemilu tanpa dasar dan urgensi tentunya akan sangat melukai hati rakyat. "Tentu suara mayoritas rakyat yang menolak penundaan pemilu ini menjadi aspirasi atau harapan yang tidak bisa diabaikan begitu saja," katanya.

Baca Juga: Harga Pangan dan Energi Naik, Airlangga Hartarto Jalankan Arahan Jokowi Pertebal Perlindungan Sosial

Sehingga, sambung Baso Rahmanuddin, negara mesti menjunjung tinggi sistem demokrasi. "Salah satu roh krusial dalam demokrasi adalah adanya kedaulatan rakyat," katanya.

Sejauh ini, KPU RI memang telah mengeluarkan jadwal agenda pesta demokrasi yang akan digelar pada 2024 mendatang. {makassar.tribunnews}

fokus berita : #Baso Rahmanuddin