14 April 2022

Dukung Pemilu 2024 Sesuai Jadwal, Pengamat: Sikap Golkar Senapas Dengan Jokowi dan Rakyat

Berita Golkar - Partai Golkar mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 sesuai jadwal. Hal itu senada dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menegaskan, Pemilu dan Pilkada digelar pada 14 Februari dan November 2024.

"Golkar tak mungkin beda dengan sikap Jokowi. Wajar kalau kemudian Golkar tegaskan dukung pemilu tetap waktu on schedule," ujar Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno dalam keterangannya, Rabu (13/4/2022).

Menurut Adi, wacana penundaan pemilu tidak akan kembali mengemuka dengan sikap tegas yang diungkap Partai Golkar dan Presiden Jokowi. Langkah partai berlogo pohon beringin ini sudah sesuai dengan harapan rakyat.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Tunjuk Eks Ketum AMPI Dito Ariotedjo Jadi Salah Satu Tim Ahlinya

"Saya kira tidak ada perdebatan lagi Golkar dukung Pemilu 2024 tanpa penundaan. Itu artinya, usulan penundaan pemilu secara otomatis gugur, karena ditolak presidan dan melarang menterinya bicara pilpres," paparnya.

Selain mengikuti aspirasi publik kata dia, sikap Golkar itu juga menunjukkan ketaatan terhadap pemimpin koalisi pemerintah, yakni Presiden Jokowi. "Ajeg dan senapas dengan sikap Jokowi," tutupnya.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Kominfo Nurul Arifin mengatakan, Partai Golkar sangat mendukung keputusan Pemerintahan Presiden Jokowi yang akan menggelar pemilu sesuai jadwal yang disepakati dengan DPR dan KPU, pada 14 Februari 2024. "Golkar selalu tegak lurus pada peraturan," tegasnya.

Baca Juga: Safari Ramadhan, Golkar Riau Sambangi 24 Masjid, Santuni Janda dan Bagikan Sembako

Dia juga mengklaim Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto juga tidak pernah menyatakan persetujuannya untuk menunda pemilu atau pengusulan perpanjangan masa jabatan presiden.

"Dalam setiap kesempatan, kami dari Partai Golkar termasuk Ketua Umum Pak Airlangga terus menyosialisasikan program-program yang sudah kami buat untuk menuju Pilpres dan Pileg 2024," bebernya.

Waketum Golkar ini juga menyatakan, partainya mendukung pernyataan Presiden Jokowi yang menginginkan seluruh masyarakat dan peserta tidak menggunakan isu politik identitas dan SARA di Pemilu 2024.

Baca Juga: Ace Hasan Minta Kemensos Tangani Serius Permasalahan Data

"Golkar juga berharap pelaksanaan Pileg dan Pilpres serta Pilkada 2024 berjalan dengan baik, tertib, dan memunculkan pemimpin nasional yang bisa diterima seluruh rakyat," pungkasnya.

Ketua MPO DPP Partai Golkar Meutya Hafid menyatakan hal senada. Bahwa Partai Golkar tidak akan melawan arus suara rakyat. Prinsipnya jelas, suara Golkar adalah suara rakyat.

"Golkar mendukung pernyataan presiden bahwa tidak ada penundaan jadwal Pemilu. Hal itu sudah tepat dan sesuai konstitusi saat ini, serta sejalan dengan aspirasi publik," ucapnya. {nasional.sindonews}

fokus berita : #Adi Prayitno