21 April 2022

Borong 4 Ton Beras Petani di Dumai, Andi Rahman Bagikan Untuk Warga Miskin di Duri

Berita Golkar - Anggota Fraksi Golkar DPR RI, Ir. H Arsyadjuliandi Rachman, MBA, memborong 4 ton beras hasil panen petani Sungai Sembilan, Kota Dumai. Beras ini akan dibagi bagikan kepada warga kurang mampu di wilayah Duri dan sekitarnya.

“Saya memang sengaja langsung datang ke sini. Pingin lihat langsung kondisi penggilingan di Sungai Sembilan ini. Walau tidak besar, tapi perlu diapresiasi petani di sini yang berupaya menanam padi. Ini bagian dari program ketahanan pangan pemerintah," ujar Anggota Komisi II DPR RI ini.

Di Sungai Sembilan, Andi Rachman bertemu Sutrisno, Ketua Kelompok Tani Tunas Harapan, Tanjung Penyembal. Kunjungan Andi Rachman ini didampingi Ketua Kadin Dumai, Zulfan Ismaini, Wakil Ketua Kadin Dumau Aan dan Agus Sunarto.

Andi Rachman mengapresiasi langkah Kadin Dumai, yang sudah menjembatani Kelompok Tani dengan Bulog sebagai pembeli beras beras petani di Dumai ini. Jadi, petani bisa menjual hasil panennya dengan harga yang menguntungkan.

Baca Juga: Hetifah Kecewa Pembangunan SDM di IKN Nusantara Belum Jadi Prioritas

Gubernur Riau 2016-2018 ini membeli beras petani seharga Rp10 ribu per kilogram nya. Ia sengaja melakukan ini agar memancing stake holder di Riau yang ingin berbagi beras dengan warga, bisa beli dengan petani kita sendiri. Kalau pasarnya jelas dan harganya menguntungkan, petani di Dumai pasti lebih semangat lagi mengembangkan tanaman padinya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Tunas Harapan, Sutrisno mengaku senang sekali atas pembelian beras ini. Ia berharap, pemerintah lebih banyak menaruh perhatian kepada para petani di Dumai ini. Karena salah satu kendala mereka yakni soal ketersediaan lahan dan pengairan. "Kami pingin juga ada food estate di Sungai Sembilan ini. Semoga pak Andi bisa bantu mewujudkannya," ungkapnya.

Zulfan Ismaini, Ketua Kadin Dumai menambahkan pengembangan tanaman padi di Kota Dumai terdapat di dua kecamatan yakni Sungai Sembilan dan Dumai Timur. Dengan luas penanaman padi pada 2021 sekitar 1.197 hektare. Jenis padinya IR 46 dengan 2 kali dalam setahun. Produktifitasnya cukup menjanjikan yakni mampu mencapai kurang lebih 4,9 ton per hektare. {riau.harianhaluan}

fokus berita : #Arsyadjuliandi Rachman #Andi Rachman