22 April 2022

Bagus Adhi Mahendra Putra: Waspada! Ada Kelompok Teriak-Teriak NKRI, Tapi Justru Mainkan Politik Pecah-Belah

Berita Golkar - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Golkar Bali Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra alias Gus Adhi menegaskan Partai Golkar bersama elemen masyarakat solid mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai masa jabatan berakhir. Adanya suara-suara di media sosial dengan memainkan isu menurunkan Presiden Jokowi adalah oknum- oknum yang memancing di air keruh.

“Kita patut waspada, ada kelompok yang teriak- teriak kawal NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) tetapi justru malah memainkan politik pecah belah. Kami dari Fraksi Golkar bersama elemen masyarakat solid mengawal dan mendukung pemerintahan Presiden Jokowi tuntas menyelesaikan masa tugasnya,” ujar Gus Adhi, saat menggelar acara buka puasa bersama dengan para yatim piatu, di Jero Kawan, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Kamis (21/4) sore.

Baca Juga: Balik Lagi Ke Gerindra, Frederik Victor Palimbong Akan Lawan Ketua Golkar Toraja Utara di Pilkada 2024

Dalam acara buka puasa bersama yang juga mengundang Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan dan Anggota Bawaslu Bali I Ketut Rudia tersebut, Gus Adhi menyebutkan elemen masyarakat harus belajar dari sejarah, bahwa bangsa Indonesia pada masa penjajahan Belanda, selama 350 tahun sudah merasakan politik pecah belah tersebut.

“Jangan sampai sejarah itu (pecah belah,red) terulang, kita sudah 350 tahun pernah diadu domba penjajah. Sekarang jangan sampai saudara sendiri kita mengadu domba. Waspadalah, kalau elemen masyarakat solid, Pancasila, Undang-undang Dasar Republik Indonesia 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika akan terkawal selamanya,” ujar Gus Adhi dalam acara yang juga dihadiri tokoh-tokoh dari umat muslim tersebut.

Gus Adhi kemarin mengajak anak yatim piatu memperkuat jati diri, senantiasa berdoa untuk bangsa dan negara, demi kuatnya pemerintahan.

Baca Juga: Innalillahi! Legislator Golkar Palopo Baharman Supri Kecelakaan, Mobil Yang Ditumpangi Seruduk Ruko di Barru

“Anak-anakku (yatim piatu,red) jangan terpengaruh dengan isu-isu demo yang arahnya menghujat pemerintahan kita. Seperti peristiwa demo pada 11 April 2022 lalu, ada hujatan-hujatan, jangan terpengaruh. Mari kita kawal NKRI ini,” tegas mantan Sekretaris DPD II Golkar Badung ini.

Kata dia, saat ini, dalam masa pandemi Covid-19, ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi merupakan tantangan berat. “Siapapun pemimpinnya, tidak ada yang kuat memimpin negara dalam kondisi pandemi Covid-19 ini. Kalau kita bersatu, solid kondisi susah saat ini akan bisa kita lewati,” tegas fungsionaris DPP Partai Golkar ini.

Terkait dengan kegiatan mengumpulan ratusan orang anak yatim piatu dalam acara buka puasa bersama, Gus Adhi mengatakan tidak dalam rangkaian kegiatan politik. Apalagi dikait-kaitkan dengan menjelang Pemilu 2024. “Tidak sama sekali (bukan kegiatan politik,red). Saya memang anggota DPR RI, tetapi berbuka puasa dengan anak yatim bukan menggalang dukungan politik,” kilah Gus Adhi.

Baca Juga: 5 Tahun Tak Pernah Terima Parsel, Bupati Batang: Berikan Ke Orang Tak Mampu

“Kekayaan itu adalah bukan pada yang kita punya, tetapi tentang apa yang telah kita perbuat selama ini. Saya sudah 5 kali menggelar buka puasa bersama dengan anak-anak yatim piatu. Membantu anak-anak ini bukan orang-orang kaya saja, kita harus bersama-sama membantu mereka sebagai sesama anak bangsa,” ujar putra dari tokoh Golkar Bali almarhum I Gusti Ketut Adhiputra ini. {nusabali}

fokus berita : #Bagus Adhi Mahendra Putra #Gus Adhi